Ilustrasi Mindset Keuangan Wanita Berkelas. (Foto: Freepik @lifeforstock)
INDOZONE.ID - Kalau diperhatiin, orang yang level finansialnya tinggi, cenderung lebih 'mau berbagi' dibanding yang masih struggle.
Tapi jangan salah, 58 persen orang kaya juga punya anxiety sendiri. Mereka bisa stres waktu belum ada uang, dan anehnya, tetap cemas walau uang udah ada.
Fenomena ini biasa disebut fear of losing. Jadi, meski uang ada, ketakutan kehilangan tetap menghantui.
Uang juga ternyata berperan dalam cinta. Enggak cuma soal cinta itu “pure”, tapi uang bisa jadi simbol power.
Contohnya, lebih baik uang buat kebutuhan rumah atau cicilan mobil daripada pesta nikah mewah yang cuma sehari.
Semua harta dan hutang usai menikah juga masuk harta bersama yang harus dibagi, jadi penting banget buat punya mindset jelas soal finansial sebelum menikah.
Studi dari Hugo Mialon dan Andrew Francis di Amerika nunjukin, orang yang keluarin banyak uang buat pertunangan dan pesta nikah, justru kemungkinan bercerai lebih tinggi.
Tapi kalau undangan banyak, kemungkinan itu bisa ditekan. Jadi, uang banyak untuk pesta belum tentu bikin pernikahan langgeng.
Di Indonesia, budaya pesta besar kadang bikin pasangan harus cari duit buat nyenengin orang tua atau tamu yang bahkan nggak mereka kenal.
Berdasarkan data BPS 2024, masalah finansial jadi salah satu alasan utama perceraian.
Makanya, kalau finansial belum aman, lebih baik tunda dulu. Nikah nggak harus pesta mewah, bahkan nikah di KUA aja udah cukup asal hidup baru bisa dimulai tanpa beban utang.
Fenomena financial infidelity alias perselingkuhan finansial makin banyak terjadi. Ini lebih nyakitin daripada perselingkuhan emosional.
Misalnya, pasangan diam-diam transfer uang ke pihak lain atau simpen tabungan tanpa bilang ke pasangan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube