Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 24 SEPTEMBER 2025 • 18:48 WIB

Peran Penting Pembiayaan Digital dalam Ekosistem Keuangan Inklusif di Indonesia

Peran Penting Pembiayaan Digital dalam Ekosistem Keuangan Inklusif di IndonesiaIlustrasi pembayaran digital. (Freepik)

INDOZONE.ID - Pembukaan kantor pusat di Kuningan, Jakarta, mencerminkan upaya perusahaan pembiayaan digital untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan digital yang aman, dengan penekanan pada perluasan jangkauan di kota-kota kecil dan berkembang di Indonesia.

"Kami yakin, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya ditopang oleh kota-kota besar, namun juga kota kecil dan berkembang. Karena itu, kami sudah hadir di 30 provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Kepulauan Maluku,” ujar Welan Towai Palilingan, Direktur Utama YesssCredit saat membuka kantor baru perusahaan.

YesssCredit menggandeng institusi keuangan terkemuka seperti Bank Jago dan Superbank untuk mendukung kegiatan pembiayaannya. Melalui jaringan kerja sama dengan ribuan toko di Indonesia, mereka berhasil menjangkau skala pengguna yang luas, mencakup lebih dari 1,65 juta orang. 

Baca juga: Industri Furnitur Melesat, IFMAC WOODMAC 2025 Jadi Pintu Akses Teknologi Global

Total kredit yang telah disalurkan perusahaan ini mencapai lebih dari Rp788 miliar sejak awal operasionalnya.

Peran Penting Pembiayaan Digital dalam Ekosistem Keuangan Inklusif di IndonesiaPerusahaan keuangan digital, YesssCredit. (Press Release)

Welan menegaskan, “Kolaborasi strategis dengan bank serta jaringan mitra ritel yang luas memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan akses pembiayaan yang aman, mudah, dan tepercaya bagi jutaan masyarakat Indonesia. Fokus kami saat ini ada pada pembiayaan produk-produk teknologi dan elektronik, yang banyak dipakai masyarakat untuk kebutuhan-kebutuhan produktif.”

Kota metropolitan di Indonesia memang masih menjadi pusat kekuatan ekonomi dengan PDB per kapita tertinggi sebesar Rp158 juta, dibandingkan dengan kota tier-2 dan tier-3 yang hanya sebesar Rp73 juta.

Namun, pertumbuhan PDB kota tier-2 dan tier-3 melampaui metropolitan dengan CAGR 6,6% (2018–2022), sementara metropolitan hanya mencatat CAGR 5,4%. Selain itu, terdapat sekitar 163 juta penduduk perkotaan, dengan 76% diantaranya berasal dari kota tier-2 dan tier-3. 

Hal ini menunjukkan adanya potensi besar yang belum tergarap di kota-kota kecil dan berkembang. (Twimbit Analysis, Empowering Indonesia 2024). 

Michael Li Meng, Direktur YesssCredit, menekankan pentingnya teknologi sebagai penggerak utama dalam memperluas akses pembiayaan digital.

“Kami memadukan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dengan pendekatan human-centered untuk membuat proses persetujuan lebih cepat dan lebih mudah," katanya.

Pembiayaan digital yang dihadirkan mencakup solusi pembiayaan yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, antara lain Installment Financing yang memungkinkan pembelian barang berharga seperti elektronik dan furnitur dengan batas kredit hingga Rp30 juta dan jangka waktu pembayaran sampai 24 bulan. 

Desain produk ini, menurut Sylvia Yulianti Sirait, Direktur perusahaan tersebut, bertujuan memberikan kemudahan bagi konsumen tanpa menimbulkan beban berlebih.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Peran Penting Pembiayaan Digital dalam Ekosistem Keuangan Inklusif di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!