Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 17 SEPTEMBER 2025 • 11:40 WIB

Tips dari Menkeu Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Berinvestasi, Jangan Terjebak FOMO

Tips dari Menkeu Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Berinvestasi, Jangan Terjebak FOMOIlustrasi Tips Investasi Cerdas. (Foto: Freepik @rawpixel.com)

INDOZONE.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang berpesan kepada anak muda yang ingin mengatur keuangan dan investasi, untuk tidak ikut-ikutan atau "fear of missing out" (FOMO), tetapi pelajari terlebih dahulu instrumen investasinya.

"Jadi kalau mau berinvestasi ya, di instrumen apapun, pelajari instrumen itu apa. Jangan ikut-ikutan orang, jangan FOMO apa, fear of missing out. Pelajari instrumennya apa, mereka pasti berhasil," kata Purbaya saat ditemui di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari ANTARA, Rabu (17/9/2025).

Baca juga: Menkeu Purbaya Optimistis Injeksi Dana Rp200 Triliun ke Himbara Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Menurut Menkeu, investasi keuangan akan berhasil apabila investor terlebih dahulu mempelajari bentuk instrumen investasi yang akan dilakukan.

Bagi kaum perempuan, Purbaya memberikan keleluasaan untuk berbelanja berbagai jenis barang, baik yang harganya mahal maupun murah, dengan syarat sesuai dengan kemampuan finansial mereka dan tidak melakukan pembelian dengan cara berhutang.

"Belanja enggak apa-apa, belanja mau yang mahal, mau yang murah, tapi sesuaikan dengan kantong anda sendiri. Jangan ngutang," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga turut menjawab soal kebijakannya yang turut dibandingkan dengan Menteri Keuangan sebelumnya, Sri Mulyani.

Dalam perumpamaan sepakbola, kebijakan yang diambil Purbaya disebut-sebut sering mengarah pada strategi menyerang, alih-alih defensif seperti yang dijalankan Sri Mulyani.

Baca juga: 6 Aktivitas yang Membuat Masa Pensiun Lebih Produktif dan Bahagia

"Saya enggak tau, yang saya tahu beginilah cara menjalankan 'fiscal policy' yang baik. Saya enggak pernah main bola juga, enggak jago," kata dia.

Purbaya menyatakan bahwa kebijakan fiskal yang dia ambil didasarkan pada prinsip-prinsip fiskal yang rasional.

Ia juga berpendapat bahwa APBN yang telah disusun dan dirancang seharusnya dimanfaatkan secara penuh sesuai dengan perencanaan yang ada.

"Ketika Anda punya, Anda sudah anggarkan, habisin. Kalau enggak berani enggak habisin, jangan didesain, jangan direncanakan, itu aja," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Tips dari Menkeu Purbaya: Belajar Dulu Sebelum Berinvestasi, Jangan Terjebak FOMO

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!