Selasa, 26 MEI 2026 • 20:20 WIB

Tips Memulai Usaha Catering dari Dapur Rumah, Apa yang Harus Disiapkan?

Author

Ilustrasi Usaha Catering. (Freepik)

INDOZONE.ID - Memulai usaha catering dari rumah bisa jadi peluang bisnis yang menjanjikan, apalagi jika kamu hobi masak dan suka mencoba menu baru.

Agar usaha catering lebih siap dan terarah, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sejak awal. Berikut tips memulai usaha catering dari dapur rumah yang bisa kamu coba.

Tips Memulai Usaha Catering

1. Tentukan Jenis Catering yang Ingin Dijalankan

Sebelum mulai, tentukan dulu jenis catering yang ingin kamu fokuskan. Secara umum, usaha catering terbagi menjadi catering pesta dan catering rumahan.

Catering pesta biasanya melayani acara besar seperti pernikahan, ulang tahun, atau gathering kantor.

Sementara catering rumahan lebih simpel karena porsinya per orang dan cocok untuk makan harian, bekal kantor, atau acara kecil.

Jika kamu baru mulai, catering rumahan biasanya lebih mudah dijalankan karena tidak membutuhkan banyak peralatan tambahan.

Baca juga: Pakar ITB Nilai Implementasi B50 Bisa Perkuat Ketahanan Energi Nasional

2. Pilih Nama Usaha yang Mudah Diingat

Nama usaha juga penting untuk membangun branding. Pilih nama yang simpel, unik, dan mudah diingat pelanggan.

Selain menarik, pastikan nama usaha tetap berhubungan dengan makanan atau catering agar orang langsung paham dengan bisnis yang kamu jalankan.

3. Cari Supplier Bahan Baku yang Berkualitas

Kualitas makanan sangat dipengaruhi oleh bahan baku yang digunakan. Karena itu, penting untuk mencari supplier atau tempat belanja yang kualitasnya bagus dan harganya tetap masuk akal.

Usahakan selalu memakai bahan segar agar rasa makanan tetap terjaga dan pelanggan merasa puas.

Sebelum menentukan supplier tetap, coba bandingkan harga dan kualitas dari beberapa tempat terlebih dahulu agar lebih hemat.

4. Hitung Modal dan Pengeluaran

Catat semua kebutuhan penting mulai dari bahan baku, kemasan makanan, gas, listrik, sampai perlengkapan dapur tambahan.

Dengan perhitungan yang jelas, kamu jadi lebih mudah menentukan harga jual dan memperkirakan keuntungan usaha.

5. Mulai Promosi dari Orang Terdekat

Jika usaha masih baru, kamu bisa mulai promosi ke keluarga, teman, atau tetangga terlebih dahulu.

Baca juga: BPMA dan SKK Migas Teken MoU, Aceh Kini Terlibat Kelola Migas Lepas Pantai di Atas 12 Mil Laut

Setelah ada pelanggan yang mencoba, minta testimoni sederhana lalu unggah di media sosial sebagai bentuk promosi. Cara ini cukup efektif untuk menarik calon pelanggan baru.

Selain itu, foto makanan yang menarik juga bisa membantu usaha catering lebih dilirik.

6. Jaga Rasa dan Kualitas Makanan

Dalam bisnis catering, rasa jadi salah satu penentu utama pelanggan akan balik lagi atau tidak.

Karena itu, selalu cek kualitas masakan sebelum dikirim. Pastikan rasa konsisten, porsi sesuai, dan makanan tetap higienis. Kamu juga bisa rutin mengevaluasi menu agar pelanggan tidak cepat bosan.

7. Berikan Pelayanan yang Ramah dan Tepat Waktu

Pelayanan yang baik bisa membuat pelanggan lebih percaya dengan usaha catering kamu.

Mulai dari respons chat yang cepat, pengemasan rapi, hingga pengiriman tepat waktu jadi hal penting yang tidak boleh disepelekan.

Dengan persiapan yang matang dan konsisten menjaga kualitas, usaha catering rumahan memiliki peluang berkembang cukup besar. Mulai dari dapur rumah dan pelanggan terdekat, kamu bisa kembangkan perlahan sesuai kemampuan usaha kamu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Sahabat Pegadaian

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU