Kamis, 09 APRIL 2026 • 10:25 WIB

Gulat ME Manurung Soroti Pentingnya Peningkatan SDM di Sektor Sawit

Author

Ilustrasi industri sawit. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung keberlanjutan industri kelapa sawit nasional. 

Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia, Gulat ME Manurung, menilai Badan Pengelola Dana Perkebunan memiliki peran dalam mendukung pengembangan kapasitas SDM di sektor sawit. 

Ia menyebut sejumlah program seperti beasiswa dan pelatihan bagi petani dinilai turut membantu peningkatan kemampuan serta pengetahuan pelaku industri sawit.

Baca juga: Bukan Cuma Konsumsi dan Energi, Sawit Jadi Bahan Beragam Produk Esensial hingga Sektor Kecantikan

"Saya melihat salah satu kata kunci keberhasilan sawit Indonesia sampai dengan saat ini adalah dukungan BPDP terkhusus di sektor SDM," katanya di Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Gulat Manurung mengatakan, program-program BPDP yang berfokus pada pengembangan SDM semakin terarah dan tepat sasaran. 

Implementasi program tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan pendidikan teknis serta dukungan terhadap penelitian dan pemberian beasiswa di bidang kelapa sawit.

Ia mendorong BPDP untuk terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan program guna meningkatkan efektivitas serta dampak nyata terhadap industri. 

Langkah evaluasi dan perbaikan yang dilakukan selama ini telah memperkuat posisi BPDP sebagai lokomotif utama dalam pengembangan SDM kelapa sawit nasional.

"Saya melihat evaluasi dan perbaikan yang cukup signifikan telah membuat BPDP sebagai lokomotif SDM sawit Indonesia. SDM sawit harus di depan, paling tidak setara dengan perkembangan dinamika teknologi perkebunan kelapa sawit," ujarnya.

Baca juga: Sawit Dorong Ekonomi Hijau Lewat Sinergi Lingkungan dan Kesejahteraan

Berdasarkan data BPDP, sebanyak 29.263 peserta pelatihan dan 13.265 peserta program pendidikan atau beasiswa telah mengikuti program pengembangan SDM sawit hingga tahun 2025. 

Dari total penerima beasiswa tersebut, sebanyak 3.910 mahasiswa telah lulus dari berbagai perguruan tinggi yang bekerja sama dengan BPDP.

"Ini sangat luar biasa. Saya pikir ini cara kita juga untuk menyesuaikan kebutuhan stakeholder sawit berkaitan dengan SDM. Jadi, dengan 13.265 orang, ini saya pikir sudah menuju kepada tepat sasaran dana sawit tersebut," pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU