Kamis, 29 JANUARI 2026 • 22:10 WIB

Berawal dari Kepedulian Kesehatan, Peserta DSC Ungkap Cara Bangun Bisnis yang Tahan Lama!

Author

salah satu finalis DSC season 16 bagikan pengalamannya (Indozone/Zahra Utami Putri) 

INDOZONE.ID - Di tengah padatnya persaingan bisnis food and beverage, tidak semua pelaku usaha memulai dari ambisi pertumbuhan semata. 

Bagi ghea atau Co-Founder Roti Kembang, bisnis justru berangkat dari pengalaman personal dan kepedulian terhadap kesehatan.

Dari dapur kecil hingga panggung kompetisi wirausaha nasional, Roti Kembang tumbuh dengan satu prinsip sederhana, yaitu  menghadirkan makanan yang aman, bernutrisi, dan bertanggung jawab bagi yang mengonsumsinya.

Bisnis Makanan sebagai Tanggung Jawab

Meski sektor F&B, khususnya bakery, dikenal sangat padat pemain, Ghea tetap memilih terjun ke dalamnya. Ia mengaku sebelumnya telah menjalani beberapa usaha makanan, namun selalu membawa satu benang merah yang sama yaitu berdampak pada nilai kesehatan.

Nah, pengalaman keluarga menjadi titik baliknya. Ayah Ghea  pernah mengalami stroke penyumbatan pada 2019, sementara dirinya dan sang anak sama-sama memiliki kondisi autoimun.

Baca juga: Bisnis Bareng Teman Sering Gagal? Ini Solusi dan Tips Mengatasinya!

Sejak saat itu, ia berkomitmen bahwa bisnis makanan yang dijalankan harus memberikan manfaat, bukan justru menimbulkan masalah kesehatan.

Pilihan bahan utama pada ptoduknya (roti sourdough) pun bukan tanpa alasan. Proses fermentasi alami pada sourdough membantu memecah gluten sehingga lebih mudah dicerna dan relatif lebih aman bagi penderita autoimun.

Selain itu, sourdough juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga ramah bagi penderita diabetes, serta mengandung probiotik alami.

Dari sinilah Roti Kembang hadir sebagai alternatif camilan yang tidak hanya sehat, tetapi juga bernutrisi. Namun, tantangan besar tetap menghadang terutama di Bandung, kota dengan dinamika kuliner yang nyaris tak pernah berhenti.

Selain itu, menurut Ngea, tantangan utama bisnis F&B bukan selalu soal naik atau viral, melainkan bagaimana bisa bertahan. 

“Buat saya, challenge terbesarnya itu bukan harus selalu tumbuh, tapi bagaimana caranya tetap hidup dan tidak tutup dalam dua tahun,” ujar Ghea dalam jumpa pers DSC season 16 (29/01/26)

Oleh karena itu, fokus Roti Kembang diarahkan pada repeat customer dan keberlanjutan, bukan sekadar popularitas sesaat.

 Belajar Bertumbuh Lewat DSC dan Tips Bisnis untuk Generasi Muda

Meski telah menjalani usaha selama lebih dari satu dekade, Ghea memutuskan mengikuti Diplomat Success Challenge (DSC) sebagai kompetisi bisnis pertamanya. Keputusan ini dilandasi kesadaran bahwa dunia usaha terus berubah dan pelaku bisnis perlu kembali belajar. 

Baca juga: 6 Tips Sukses Jadi Pengusaha Muda: Dari Mulai Bisnis Kecil hingga Mengembangkan Diri

Dari program ini, ia mengaku mendapatkan banyak “pekerjaan rumah” yang langsung diterapkan, baik dalam pengelolaan bisnis maupun pengembangan diri.

Salah satu insight penting yang didapat adalah bahwa berkembang tidak selalu berarti membuka banyak cabang.

Masukan mentor justru membuka perspektif baru, seperti menjajaki pasar B2B menyediakan produk untuk restoran, kafe, hingga rumah sakit. Pendekatan ini dinilai lebih realistis dan berkelanjutan dibanding ekspansi konvensional.

Bagi generasi muda yang masih ragu memulai bisnis, Ghea memberikan pesan sederhana namun jujur.

“Memang harus mulai dulu. Kalau tidak berjalan, dari situ ada ruang untuk memperbaiki. Pelajaran paling mahal dalam bisnis memang selalu melibatkan uang, tapi dari situ kita benar-benar belajar jadi intinya mulai dulu,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi, terutama di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Pengalaman di DSC justru menunjukkan bahwa persaingan bisa berubah menjadi kerja sama.

Salah satunya melalui kolaborasi Roti Kembang dengan Hakko yang memiliki nilai dan visi serupa. Dengan menggabungkan kekuatan dan berbagi pasar, kolaborasi dinilai menjadi strategi yang lebih relevan hari ini.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU