INDOZONE.ID - Netflix dikabarkan menjadi penawar terkuat dalam proses penjualan Warner Bros. Discovery (WBD) di antara tiga perusahaan lainnya. Langkah ini kemungkinan bisa menjadi salah satu akuisisi terbesar dalam sejarah Netflix, sekaligus mengubah peta industri hiburan global.
Menurut laporan Deadline, perusahaan streaming tersebut kini mulai memasuki tahap pembicaraan eksklusif untuk memfinalisasi kesepakatan setelah memberikan tawaran sekitar US$28 per saham, sebagian besar dalam bentuk tunai.
Proses lelang berlangsung cepat dan penuh persaingan. WBD mulai membuka kesempatan penjualan sejak Oktober setelah menerima tiga penawaran berturut-turut dari Paramount.
Target mereka adalah mendapatkan kesepakatan pada pertengahan hingga akhir Desember.
Bloomberg bahkan melaporkan bahwa Netflix menawarkan biaya pembatalan sebesar US$5 miliar jika kesepakatan gagal ditutup.
Baca juga: Pasar Saham Indonesia Menguat, Investor Cermati Rencana Redenominasi Rupiah
Selain studio Warner Bros., Netflix juga akan mengakuisisi HBO dan HBO Max—dua aset yang selama ini menjadi kompetitor berat di pasar streaming.
Analis Bank of America, Jessica Reif Erlich, menilai langkah Netflix akan memiliki dampak besar terhadap kekuatan mereka di industri hiburan.
“Meskipun Netflix adalah pemimpin streaming dalam jumlah pelanggan, mereka masih tertinggal dalam kedalaman perpustakaan IP yang dapat dikembangkan menjadi taman hiburan, pengalaman, pertunjukan Broadway, game, dan merchandise,” kata Jessica.
Ia menambahkan bahwa kepemilikan properti seperti DC Comics, Harry Potter, dan Hanna-Barbera akan memberikan Netflix “kumpulan IP terkenal yang sangat dalam” serta kapasitas produksi fisik yang bisa meningkatkan daya tarik perusahaan terhadap para kreator papan atas.
Sementara itu, saham WBD melonjak hampir 6% hingga mencapai US$26—level tertinggi dalam 52 minggu dan jauh di atas titik terendah tahun ini, yakni US$7,50. Kenaikan ini mencerminkan tingginya minat pasar terhadap kemungkinan merger yang akan mengguncang industri.
Baca juga: BPCE Prancis Caplok Saham Novo Banco Portugal Rp110 Triliun: Akuisisi Besar di Dunia Perbankan
Meski begitu, kekhawatiran tetap muncul dari dunia perfilman. Netflix selama ini dikenal lebih mengutamakan streaming dibanding rilis bioskop. Namun laporan menyebut perusahaan itu berjanji akan menghormati komitmen theatrical Warner Bros. jika merger benar-benar terjadi.
Jika kesepakatan ini lolos regulator, Netflix tidak hanya mengakuisisi sebuah studio, tetapi juga mengambil alih salah satu perpustakaan konten paling berpengaruh di dunia—sebuah lompatan besar bagi perusahaan yang selama bertahun-tahun lebih memilih tumbuh secara organik daripada membeli.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Deadline