Rabu, 01 OKTOBER 2025 • 20:39 WIB

Mendag Budi Santoso Lepas Ekspor Susu Indonesia, Target Rp2 Triliun di 2025

Author

Mendag Budi Santoso lepas ekspor susu Indonesia. (FFI)

INDOZONE.ID - Industri susu Indonesia kembali mencatat langkah besar di 2025. Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Budi Santoso, hari ini berkunjung ke pabrik modern PT Frisian Flag Indonesia (FFI) di Cikarang, sekaligus melepas secara resmi ekspor produk FFI ke Malaysia dan Filipina.

Tak hanya dua negara itu, FFI juga sudah lebih dulu memperluas pasar ekspor ke Thailand, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja. Tahun ini, perusahaan menargetkan 4.500 kontainer ekspor senilai Rp2 triliun.

“Ekspor Indonesia menunjukkan tren positif. Periode Januari–Juli 2025, ekspor nasional tumbuh 8,03% dibandingkan tahun lalu. Industri pengolahan, termasuk produk susu, punya kontribusi besar terhadap kinerja ini. Lebih dari 80% ekspor kita kini berasal dari produk olahan, tanda bahwa daya saing industri nasional makin kuat,” ujar Budi Santoso dalam sambutannya.

Baca juga: Menko Airlangga: Amerika Serikat Setujui Pembebasan Tarif Ekspor Sawit, Kakao, dan Karet Indonesia

Pabrik Modern Berstandar Global

Pabrik FFI Cikarang yang diresmikan Juli 2024 berdiri di lahan 25,4 hektare dengan investasi mencapai Rp3,8 triliun. Fasilitas ini mampu memproduksi 700 juta kilogram produk susu per tahun, bahkan berpotensi meningkat hingga 1 miliar kilogram.

Produk yang dihasilkan mencakup susu siap minum, kental manis, dan krimer, baik untuk kebutuhan domestik maupun pasar ekspor.

“Pabrik ini adalah tonggak baru, dengan kapasitas besar dan teknologi modern, kami ingin mendukung pemenuhan gizi, mengurangi malnutrisi anak, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai eksportir susu di Asia Tenggara,” ujar Presiden Direktur FFI, Gustavo Hildenbrand, dalam kesempatan sama. 

Baca juga: Pertamina Siapkan Ekspor Avtur Ramah Lingkungan dari Minyak Jelantah

Industri Susu Jadi Andalan Ekspor

Mendag Busan juga mendukung industri susu yang kini jadi andalan ekspor. Sejalan dengan hal itu, edukasi konsumen terkait produk susu bergizi juga penting dilakukan. 

“Produk Indonesia harus memiliki kualitas yang baik agar mampu bersaing di pasar global. Dengan terus mendorong ekspor dan memperluas akses pasar produk Indonesia, termasuk susu yang memiliki peluang besar untuk masuk ke pasar global.”

“Saya berharap hal ini terus memperkuat kemitraan lokal dan berkontribusi nyata dalam pemenuhan gizi anak-anak Indonesia, sehingga pertumbuhan industri juga dirasakan oleh peternak dan mitra lokal,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU