Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 02 FEBRUARI 2026 • 14:25 WIB

Sering Cek Portofolio Investasi? Waspadai 5 Dampak Negatif Ini

Sering Cek Portofolio Investasi? Waspadai 5 Dampak Negatif IniIlustrasi investasi. (freepik)

INDOZONE.ID - Kemudahan aplikasi investasi membuat siapa pun bisa memantau aset hanya lewat ponsel. Setiap perubahan harga langsung terlihat, bahkan dalam hitungan menit. 

Banyak orang menganggap kebiasaan ini sebagai bentuk kehati-hatian. Padahal, terlalu sering mengecek portofolio justru termasuk kesalahan investor pemula dalam investasi yang sering tidak disadari. 

Agar tidak terjebak, penting memahami dampak kebiasaan tersebut terhadap portofolio. Berikut diantaranya.

Baca juga: Apa Itu Investasi? Berikut Pengertiannya dan Cara Bikin Uang Tetap Bernilai di Tengah Inflasi!

Kesalahan Investor Pemula dalam Investasi

Sering Cek Portofolio Investasi? Waspadai 5 Dampak Negatif IniIlustrasi investasi perak. (Freepik)

1. Emosi Lebih Mudah Terpancing oleh Fluktuasi Pasar

Pergerakan harga harian adalah hal normal dalam investasi. Namun, ketika portofolio dipantau setiap hari, fluktuasi kecil bisa terasa seperti ancaman besar. Kenaikan dan penurunan wajar sering disalahartikan sebagai tanda bahaya.

Kondisi ini berkaitan erat dengan psikologi investor saat pasar turun. Penelitian dalam The Quarterly Journal of Economics menunjukkan, investor cenderung merasakan emosi negatif lebih kuat saat rugi dibandingkan perasaan senang saat untung. 

Fenomena loss aversion ini, membuat banyak investor sulit mempertahankan sudut pandang jangka panjang.

Baca juga: 6 Jenis Instrumen Investasi yang Cocok untuk Pemula, Aman dan Gampang Dipahami

2. Keputusan Impulsif Lebih Sering Terjadi

Sering mengecek portofolio meningkatkan godaan untuk bertindak cepat. Saat melihat angka merah, muncul dorongan menjual aset agar kerugian tidak bertambah. Padahal, penurunan jangka pendek belum tentu mencerminkan kondisi fundamental investasi.

Keputusan impulsif seperti ini sering bertentangan dengan cara mengelola portofolio investasi yang sehat. 

Riset menunjukkan, investor yang terlalu sering menerima informasi portofolio justru cenderung mengambil risiko lebih kecil. 

Ironisnya, sikap terlalu defensif ini bisa menurunkan hasil investasi karena keputusan didorong rasa takut, bukan perencanaan.

3. Potensi Keuntungan Jangka Panjang Bisa Terhambat

Investasi dirancang untuk berkembang dalam jangka panjang, bukan harian. Namun, fokus berlebihan pada pergerakan jangka pendek bisa mengikis kesabaran. Akibatnya, investor lebih sering keluar-masuk pasar tanpa alasan yang kuat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Businessmirror.com.ph

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sering Cek Portofolio Investasi? Waspadai 5 Dampak Negatif Ini

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!