salah satu finalis DSC season 16 bagikan pengalamannya (Indozone/Zahra Utami Putri)
INDOZONE.ID - Di tengah padatnya persaingan bisnis food and beverage, tidak semua pelaku usaha memulai dari ambisi pertumbuhan semata.
Bagi ghea atau Co-Founder Roti Kembang, bisnis justru berangkat dari pengalaman personal dan kepedulian terhadap kesehatan.
Dari dapur kecil hingga panggung kompetisi wirausaha nasional, Roti Kembang tumbuh dengan satu prinsip sederhana, yaitu menghadirkan makanan yang aman, bernutrisi, dan bertanggung jawab bagi yang mengonsumsinya.
Meski sektor F&B, khususnya bakery, dikenal sangat padat pemain, Ghea tetap memilih terjun ke dalamnya. Ia mengaku sebelumnya telah menjalani beberapa usaha makanan, namun selalu membawa satu benang merah yang sama yaitu berdampak pada nilai kesehatan.
Nah, pengalaman keluarga menjadi titik baliknya. Ayah Ghea pernah mengalami stroke penyumbatan pada 2019, sementara dirinya dan sang anak sama-sama memiliki kondisi autoimun.
Baca juga: Bisnis Bareng Teman Sering Gagal? Ini Solusi dan Tips Mengatasinya!
Sejak saat itu, ia berkomitmen bahwa bisnis makanan yang dijalankan harus memberikan manfaat, bukan justru menimbulkan masalah kesehatan.
Pilihan bahan utama pada ptoduknya (roti sourdough) pun bukan tanpa alasan. Proses fermentasi alami pada sourdough membantu memecah gluten sehingga lebih mudah dicerna dan relatif lebih aman bagi penderita autoimun.
Selain itu, sourdough juga memiliki indeks glikemik yang lebih rendah sehingga ramah bagi penderita diabetes, serta mengandung probiotik alami.
Dari sinilah Roti Kembang hadir sebagai alternatif camilan yang tidak hanya sehat, tetapi juga bernutrisi. Namun, tantangan besar tetap menghadang terutama di Bandung, kota dengan dinamika kuliner yang nyaris tak pernah berhenti.
Selain itu, menurut Ngea, tantangan utama bisnis F&B bukan selalu soal naik atau viral, melainkan bagaimana bisa bertahan.
“Buat saya, challenge terbesarnya itu bukan harus selalu tumbuh, tapi bagaimana caranya tetap hidup dan tidak tutup dalam dua tahun,” ujar Ghea dalam jumpa pers DSC season 16 (29/01/26)
Oleh karena itu, fokus Roti Kembang diarahkan pada repeat customer dan keberlanjutan, bukan sekadar popularitas sesaat.
Meski telah menjalani usaha selama lebih dari satu dekade, Ghea memutuskan mengikuti Diplomat Success Challenge (DSC) sebagai kompetisi bisnis pertamanya. Keputusan ini dilandasi kesadaran bahwa dunia usaha terus berubah dan pelaku bisnis perlu kembali belajar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan