Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 JANUARI 2026 • 13:20 WIB

OJK Proyeksikan Kredit Perbankan Tetap Tumbuh Positif pada Awal 2026

OJK Proyeksikan Kredit Perbankan Tetap Tumbuh Positif pada Awal 2026Ilustrasi cara membersihkan nama di OJK. (Dok. Istimewa)

INDOZONE.ID - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan penyaluran kredit perbankan masih akan mencatat pertumbuhan positif pada kuartal I 2026. Proyeksi ini antara lain ditopang momentum Ramadhan dan Idulfitri, yang secara historis mendorong aktivitas ekonomi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyebut, periode tersebut biasanya meningkatkan konsumsi rumah tangga serta mendorong sektor pendukung seperti perdagangan, transportasi, akomodasi, hingga industri makanan dan minuman.

"Secara historis, momentum Ramadhan dan Idulfitri cenderung mendorong peningkatan aktivitas ekonomi, khususnya konsumsi rumah tangga dan sektor-sektor produktif pendukung seperti perdagangan, transportasi, akomodasi, serta industri makanan dan minuman," kata Dian dikutip dari Antara, Selasa (27/1/2026).

Kondisi itu dinilai berpotensi meningkatkan kebutuhan pembiayaan, baik kredit konsumsi maupun kredit modal kerja. Selain faktor musiman, OJK juga melihat dukungan dari transmisi kebijakan moneter yang semakin baik, kecenderungan penurunan suku bunga pinjaman, serta percepatan belanja pemerintah dan investasi swasta.

Baca juga: OJK Resmi Buka Rekrutmen PCAM 9 dan MLE 2025, Siapkan Talenta Unggul Sektor Jasa Keuangan

Dari sisi kinerja, intermediasi perbankan hingga November 2025 dinilai tetap stabil dengan profil risiko terjaga dan likuiditas yang memadai. Pertumbuhan kredit tahunan tercatat 7,74 persen, naik dari 7,36 persen pada Oktober 2025.

Kualitas kredit juga menunjukkan perbaikan dengan rasio kredit bermasalah (NPL) gross sebesar 2,21 persen, lebih baik dibandingkan 2,25 persen pada Oktober 2024. Kinerja tersebut didukung pertumbuhan kredit produktif, terutama Kredit Investasi (KI) yang tumbuh 17,98 persen secara tahunan.

"Hal ini menunjukkan perbankan telah mampu mengatasi berbagai tantangan dalam penyaluran kredit dan sektor riil telah mulai menunjukkan perbaikan permintaan," ujar Dian.

Baca juga: OJK Lakukan Asesmen Dampak Bencana di Sumatera terhadap Klaim dan Pembiayaan Nasabah

OJK mendorong bank menyalurkan kredit secara optimal pada segmen sesuai keahlian dan profil risiko masing-masing, agar peluang usaha dapat dimanfaatkan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.

Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi mencatat pertumbuhan tertinggi 17,98 persen yoy, disusul kredit konsumsi 6,67 persen yoy, sementara kredit modal kerja tumbuh 2,04 persen yoy. Dari sisi debitur, kredit korporasi meningkat 12 persen yoy, sedangkan kredit UMKM masih terkontraksi.

Sementara itu, dana pihak ketiga (DPK) pada November 2025 tumbuh 12,03 persen yoy, meningkat dari 11,48 persen yoy sebelumnya, dengan total mencapai Rp9.899,07 triliun.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

OJK Proyeksikan Kredit Perbankan Tetap Tumbuh Positif pada Awal 2026

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!