Ilustrasi orang sedang merencanakan bisnis. (Freepik)
INDOZONE.ID - Sering kali niat memulai bisnis terbentur masalah klasik: “Enggak ada modal.” Namun, pengusaha sekaligus content creator Raymond Chin mematahkan anggapan tersebut. Lewat kanal YouTube-nya, ia membedah strategi bagaimana uang Rp1 juta, Rp10 juta, hingga Rp100 juta bisa diputar menjadi bisnis yang menjanjikan.
Penasaran bagaimana caranya? Simak rangkuman strategi bisnis modal minim ala Raymond Chin berikut ini.
Bagi Anda yang hanya memiliki modal Rp1 juta atau bahkan ratusan ribu rupiah, Raymond menyarankan untuk melupakan pengeluaran besar di awal (capital expenditure atau CAPEX). Jangan terburu-buru membeli mesin mahal atau menyewa kantor.
“Gamenya adalah perputaran uang yang cepat,” ujar Raymond dalam videonya.
Baca juga: Mau Buka Bisnis? Perhatikan 6 Hal Berikut Supaya Gak Langsung Bangkrut
Dengan modal Rp10 juta, Anda sudah naik kelas. Di level ini, Anda bisa mulai memiliki stok barang atau memproduksi produk sendiri.
Ilustrasi bangun bisnis. (freepik)
Jika memiliki modal Rp100 juta, Anda sudah bisa menjalankan bisnis dengan struktur yang lebih rapi. Fokusnya bukan lagi sekadar berjualan, tetapi membangun sistem.
Manajemen keuangan: Anda harus memahami inventory turnover. Stok barang dalam jumlah besar diperbolehkan selama bisa habis dalam 3–6 bulan.
Struktur tim: Bagi bisnis ke dalam tiga divisi utama, yakni produk, pemasaran, dan operasional. Di fase ini, pemilik bisnis sebaiknya tidak lagi mengerjakan semuanya sendiri (self-employed), melainkan mulai berperan sebagai pemimpin organisasi.
Baca juga: Transformasi Digital dan Dampaknya pada Model Bisnis Modern
Raymond menegaskan bahwa ketiadaan modal bukan alasan untuk tidak memulai. Strateginya mirip dengan bisnis modal Rp1 juta, namun uang harus digantikan dengan tenaga ekstra melalui organic marketing.
“Kalian harus jualan sendiri, masuk ke grup-grup Facebook, pakai hashtag Instagram yang benar, dan gabung komunitas sampai uang terkumpul untuk modal pertama,” jelasnya.
Menurut Raymond, modal sejatinya hanyalah alat untuk mempercepat pencapaian tujuan bisnis. Bisnis adalah organisasi yang mencari keuntungan dengan menjual produk atau jasa. Jadi, berapa pun modal yang Anda miliki saat ini, yang terpenting adalah keberanian untuk memulai dengan strategi yang tepat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube/Raymond Chin