Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 19 NOVEMBER 2025 • 12:24 WIB

Kemnaker Percepat Transformasi Ekosistem Ketenagakerjaan Berbasis Data dan Digital

Kemnaker Percepat Transformasi Ekosistem Ketenagakerjaan Berbasis Data dan DigitalMenteri Ketenagakerjaan Yassierli. (ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddi)

INDOZONE.ID - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyoroti pentingnya keterbukaan informasi untuk membangun dan mentransformasi ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif dan inklusif.

Yassierli menyampaikan dalam pernyataannya di Jakarta, bahwa isu ketenagakerjaan kini berkembang sangat cepat dan bersifat sensitif, sejalan dengan berbagai tantangan struktural yang dihadapi.

Ia menambahkan bahwa menurut data Kemnaker, jumlah angkatan kerja di Indonesia telah mencapai 153 juta orang, dengan sekitar 3,5 juta pendatang baru memasuki pasar kerja setiap tahunnya.

Baca juga: Yassierli Percepat Reformasi Kemnaker Usai KPK Tetapkan Noel sebagai Tersangka

"Ini menuntut respons yang cepat, akurat dan berbasis data," ujarnya, dikutip dari ANTARA, Rabu.

Sebagai respons atas tantangan itu, Kemnaker membangun Market Information System, yakni platform yang berfungsi menjembatani para pencari kerja dengan berbagai lowongan yang tersedia.

Menteri Ketenagakerjaan menilai bahwa model job fair tradisional sudah kurang efektif. Karena itu, integrasi data diperkuat bersama BPS, termasuk rencana menambah frekuensi Survei Angkatan Kerja Nasional guna memperoleh informasi ketenagakerjaan yang lebih detail, presisi, dan terkini.

Selain digitalisasi, Kemnaker juga memperkuat layanan fisik melalui transformasi Balai Latihan Kerja (BLK) menjadi Talent and Innovation Hub. BLK kini berfungsi sebagai pusat layanan pelatihan dan informasi yang dapat diakses langsung maupun daring.

"BLK harus hadir di tengah masyarakat, menjadi ruang bagi pencari kerja untuk skilling, serta bagi pekerja untuk upskillingdan reskilling," kata Yassierli.

Kemnaker juga telah mengoperasikan beragam layanan digital, seperti laman PPID, Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) yang berhasil meraih peringkat pertama nasional, Pelayanan Terpadu Satu Atap, situs resmi kemnaker.go.id, berbagai kanal media sosial, serta aplikasi SIAPkerja.

Beberapa unit teknis, termasuk Unit Pengendalian Gratifikasi, juga diperkuat dan meraih peringkat kedua nasional.

Ekosistem digital SIAPkerja, lanjut dia, kini menjadi pusat layanan ketenagakerjaan terintegrasi, mencakup Skillhub untuk pelatihan, Sertihub untuk sertifikasi kompetensi, Karirhub dengan lebih dari 300.000 lowongan kerja dan 5,7 juta pengguna terdaftar, serta Maganghub yang telah diakses lebih dari 256.000 pengguna.

Informasi ketenagakerjaan kini dapat diakses melalui Sistem Satu Data Kemnaker, yang telah tersinkronisasi dengan BPJS Ketenagakerjaan sehingga penyajian datanya lebih langsung dan tervalidasi.

Baca juga: Wamenaker: Magang Nasional Jadi Jembatan Emas Menuju Kerja yang Sesungguhnya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Kemnaker Percepat Transformasi Ekosistem Ketenagakerjaan Berbasis Data dan Digital

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!