Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 06 NOVEMBER 2025 • 11:55 WIB

Blackstone Malaysia Lirik Sabang Jadi Hub Bunkering Internasional, Datin Seri Vie Shantie: Potensinya Luar Biasa

Blackstone Malaysia Lirik Sabang Jadi Hub Bunkering Internasional, Datin Seri Vie Shantie: Potensinya Luar BiasaGubernur Aceh Muzakir Manaf mendampingi CEO Blackstone Malaysia Datin Seri Vie Shantie Khan saat meninjau Pelabuhan Sabang, Rabu (5/11/2025). (Humas Pemprov Aceh) 

INDOZONE.ID - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mendampingi Chief Executive Officer (CEO) Blackstone Malaysia, Datin Seri Vie Shantie Khan, dalam kunjungan kerja ke Kota Sabang, Rabu (5/11/2025). 

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari penjajakan kerja sama investasi antara Pemerintah Aceh dan Blackstone Malaysia untuk pembangunan Hub Bunkering Internasional di wilayah Sabang.

Mualem mengatakan bahwa Sabang memiliki potensi strategis untuk dikembangkan sebagai pusat kegiatan logistik dunia. 

Menurutnya, posisi geografis Sabang yang berada di jalur utama pelayaran internasional menjadi keunggulan yang sangat kompetitif.

Baca juga: Akademisi NTT Nilai Arah Kebijakan Energi Nasional Tanah Air Saat Ini Sudah Tepat

“Kita minta fokus pada pembangunan bunkering di Sabang. Berdasarkan data laluan kapal, kawasan ini dilintasi lebih dari 90 ribu kapal setiap tahun. Ini peluang besar untuk menjadikan Sabang sebagai pusat singgah kapal internasional,” ujar Mualem.

Sementara itu, Datin Seri Vie Shantie Khan menyebutkan hasil kajian awal timnya menunjukkan bahwa Sabang memiliki daya tarik investasi yang kuat, terutama untuk pengembangan industri bunkering dan shipyard internasional.

“Pelabuhan CT-1 BPKS dengan panjang 430 meter dan draft 25 meter sangat ideal untuk sandar kapal besar. Selain itu, area Teluk Sabang yang terlindung sangat potensial untuk pengembangan industrial yard dan fasilitas docking,” jelasnya.

Vie Shantie menambahkan, secara geografis Sabang berada di jalur pelayaran strategis dunia dengan sekitar 92 hingga 105 ribu kapal melintas setiap tahunnya. 

Baca juga: Pengembangan TOD di Medan Satria Diproyeksikan Dorong Nilai Ekonomi dan Kualitas Hidup

Namun, hingga kini belum ada pelabuhan di kawasan tersebut yang berfungsi sebagai titik singgah utama kapal-kapal internasional.

“Bayangkan potensi ekonominya. Jika 1,5 juta ton saja dari total 50 juta ton transaksi bunkering di Selat Malaka bisa dialihkan ke Sabang, itu sudah menjadi titik awal pertumbuhan ekonomi baru bagi Aceh,” ujarnya. “Sabang ini laluan yang paling hot.”

Selain fokus pada bunkering, Blackstone Malaysia juga berencana membangun fasilitas ship-to-ship transfer dan kawasan logistik untuk mendukung industri minyak dan gas (oil and gas). 

Pemerintah Aceh melalui BPKS telah menyatakan komitmen dukungannya dengan menyiapkan lahan di kawasan Balohan Sabang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Pemprov Aceh

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Blackstone Malaysia Lirik Sabang Jadi Hub Bunkering Internasional, Datin Seri Vie Shantie: Potensinya Luar Biasa

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!