Ilustrasi industri hijau. (Freepik)
INDOZONE.ID - Dunia industri makin serius soal isu lingkungan hijau. Dua nama besar Ecolab dan SCG baru saja menyatukan visi mereka lewat kerja sama lima tahun ke depan.
Mereka berkolaborasi untuk menciptakan industri yang lebih efisien, hemat, dan ramah lingkungan. Dengan lebih bijak dalam mengelola air dan energi.
Dari Juni 2025 sampai Mei 2030, kerja sama ini bakal fokus pada peningkatan pemanfaatan ulang air, targetnya bahkan lebih tinggi dari capaian tahun sebelumnya (13,10%). Selain itu, ada misi besar untuk memangkas jejak karbon dan dorong efisiensi operasional.
Baca juga: Pemprov Sulsel Siapkan Rp 11 Miliar Bangun Bengkel Otomotif Berstandar Industri untuk Siswa SMK
Chairman and CEO Ecolab Christophe Beck mengatakan bahwa praktik bisnis harus bertanggung jawab dapat menciptakan nilai jangka panjang. Dengan keahlian solusi pemrosesan air, pihaknya yakin akan dapat dampak yang positif.
“Inovasi dan pendekatan berkelanjutan dari akan mempercepat pencapaian target untuk lingkungan,” katanya di Jakarta.
Ecolab SCG
Baca juga: Presiden Prabowo Bentuk Badan Industri Mineral untuk Awasi Logam Tanah Jarang
Dalam kesempatan sama, Chief Financial Officer SCGP Danaidej Ketsuwan menambahkan bahwa kolaborasi ini akan memperkuat komitmen perusahaan terhadap solusi kemasan berkelanjutan.
Senada dengan itu, Dr. Suracha Udomsak, Chief Operations and Innovation Officer SCGC, melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi air dan energi, yang sejalan dengan komitmen keberlanjutan SCGC “Low Waste, Low Carbon.”
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara