Ilustrasi investasi. (Freepik/kuprevich)
INDOZONE.ID - Bagi yang belum pernah berinvestasi, mungkin berpikir investasi hanya cocok untuk orang-orang kaya atau pebisnis besar.
Namun kenyataannya tidak selalu seperti itu. Di era modern sekarang ini, siapa saja bisa berinvestasi bahkan dengan modal yang kecil.
Meski begitu, nyatanya masih banyak orang yang ragu untuk mulai berinvestasi. Salah satu penyebabnya karena masih banyak yang terjebak pada mitos seputar investasi.
Artikel ini akan membahas 6 mitos yang masih dipercaya banyak orang dan cari tahu fakta sebenarnya tentang dunia investasi!
Baca juga: PNM: Pemberdayaan Usaha Jadi Investasi Jangka Panjang bagi Ketahanan Nasional
Pernyataan ini tak sepenuhnya salah, setiap investasi pasti memiliki risiko. Bahkan hampir di semua platform investasi menyertakan peringatan tentang risiko yang akan dihadapi.
Tapi jangan takut! Kuncinya adalah memahami risiko tersebut dan bagaimana risiko itu bisa berubah seiring waktu. Dengan begitu, kamu bisa menentukan tingkat risiko yang sesuai dengan profilmu.
Justru dengan mengambil risiko yang sudah diperhitungkan, kamu bisa membuat uangmu jauh lebih berkembang dibanding hanya disimpan di tabungan.
Dulu mungkin ini benar, tapi sekarang investasi sudah jauh lebih terbuka untuk semua kalangan.
Berkat platform investasi online dan layanan konsultasi digital yang mudah diakses, siapa saja bisa mulai berinvestasi dengan modal yang relatif kecil.
Salah satu cara termudah dan terjangkau adalah melalui reksadana. Kamu bisa mulai dengan setoran paling terjangkau sesuai budgetmu.
Semakin lama kamu berinvestasi, semakin besar kemungkinan bisa meratakan fluktuasi pasar dan mendapatkan hasil positif. Tapi bukan berarti kamu harus mengunci uangmu.
Mayoritas investasi tidak mewajibkan jangka waktu tertentu dan tidak ada penalti kalau kamu ingin menjual. Kamu tetap bisa mengakses uangmu kapan saja.
Namun, sebaiknya jangan menganggap investasi seperti tabungan biasa. Kalau kamu terpaksa mencairkan investasi saat pasar sedang turun, nilai yang kamu dapat bisa lebih rendah dari yang ditanam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: HSBC