INDOZONE.ID - Direktur Kriya Deputi Bidang Kreativitas Budaya dan Desain Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Neli Yana, memaparkan bahwa SMBC Indonesia Gelar Daya Fest 2025 merupakan bukti nyata kolaborasi hexahelix dalam upaya pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kreatif.
"Acara ini merupakan bukti nyata peran hexahelix dengan berbagai pemangku kepentingan terhadap pemberdayaan masyarakat, pengembangan UMKM kreatif, serta menjadi solusi keuangan yang inovatif," ujar Neli saat menyampaikan sambutan dalam acara SMBC Daya Fest 2025 di Jakarta, Rabu.
SMBC Daya Fest 2025 yang berlangsung di Menara SMBC Jakarta pada tanggal 27 hingga 29 Agustus menampilkan 113 UMKM dari sektor fesyen, kerajinan, dan kuliner.
Menurut Neli, inisiatif perusahaan perbankan dalam memfasilitasi pelaku UMKM untuk memperluas pasar sesuai dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif untuk menguatkan ekosistem kreatif.
Neli menyampaikan bahwa kelas inspiratif yang diselenggarakan selama festival memungkinkan para pelaku usaha meningkatkan pengetahuan dan wawasan bisnis, yang bisa memudahkan mereka beradaptasi dengan pola bisnis pada era baru yang serba digital.
Menurutnya, festival UMKM itu juga memberikan kesempatan bagi para pelaku usaha untuk memperbesar cakupan pasar dan mengakses pembiayaan yang diperlukan.
Daya Fest 2025 yang diinisiasi oleh SMBC Indonesia ini, kata Neli, bisa menjadi ajang untuk membangun berkolaborasi dan menyebarkan jaringan bagi para pelaku UMKM.
"Semua ini sejalan dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem kreatif yang berbasis budaya, inovasi, dan berkelanjutan," jelasnya.
"Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif akan terus berkomitmen mendukung berbagai inisiatif yang memberi ruang tumbuh bagi pelaku kreatif Indonesia," tambahnya.
Baca juga: Tulang Punggung Ekonomi Nasional, UMKM Butuh Dukungan Lebih Luas
Ia menekankan betapa pentingnya mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif, yang sudah memberi kontribusi besar terhadap produk domestik bruto dan menciptakan jutaan lapangan kerja.
Dari sisi pemanfaatan digitalisasi, Daya Fest mendorong para pegiat usaha untuk semakin adaptif dengan teknologi yang kini menjadi faktor utama keberhasilan di era global.
Semua ini sejalan dengan misi Kementerian Ekonomi Kreatif, Badan Ekonomi Kreatif untuk memperkuat ekosistem kreatif yang berbasis budaya, inovasi, dan berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung