INDOZONE.ID - Masih banyak orang yang menganggap tabungan itu sama dengan investasi. Padahal, dua hal ini memiliki perbedaan yang signifikan, baik dari tujuan, cara kerja, hingga risikonya.
Jika kamu masih bingung harus mulai dari mana, penting untuk paham terlebih dahulu perbedaannya agar nggak salah langkah.
Perbedaan Menabung dan Investasi
Agar semakin terbayang, ini dia perbedaan menabung dan investasi yang perlu kamu tahu.
Baca juga: Mengenal Emiten dan Lembaga Penunjang Pasar Modal, Ini 8 Faktanya!
1. Pengertian
Menabung itu simpel, yaitu menyisihkan sebagian uang dari pemasukan untuk disimpan. Biasanya disimpan di bank atau tempat yang mudah diakses.
Sementara itu, investasi adalah proses menanamkan uang dengan tujuan mendapatkan keuntungan di masa depan. Jadi, uang yang kamu punya diputar agar bisa berkembang.
2. Jangka Waktu
Menabung bisa dipakai untuk kebutuhan jangka pendek maupun jangka panjang, misalnya untuk dana darurat atau kebutuhan bulanan.
Kalau investasi, umumnya lebih cocok untuk jangka panjang karena butuh waktu agar nilainya bisa bertumbuh.
Baca juga: 4 Cara Mengatur THR Lebaran biar Gak Ludes Secepat Kilat
3. Akses Dana
Uang tabungan bisa diambil kapan saja saat dibutuhkan, jadi lebih fleksibel.
Sedangkan investasi biasanya memiliki aturan atau periode tertentu untuk pencairan dana, tergantung jenis investasinya.
4. Tingkat Risiko
Menabung punya risiko yang lebih rendah dan relatif aman, apalagi jika disimpan di bank yang dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
Sementara investasi punya risiko yang lebih tinggi. Tapi, sebanding juga dengan potensi keuntungannya yang bisa lebih besar.
Baca juga: Memahami Kebijakan Fiskal: Cara Pemerintah Mengelola Pajak dan Belanja Negara
5. Instrumen
Produk menabung biasanya berupa tabungan bank, tabungan berjangka, tabungan pelajar, giro, hingga tabungan pensiun.
Sedangkan investasi punya banyak pilihan, seperti emas, reksa dana, saham, obligasi, properti, hingga deposito online.
Menabung dan investasi sama-sama penting. Jika kamu masih pemula, nggak ada salahnya mulai dari menabung terlebih dahulu, terutama untuk membangun dana darurat. Setelah itu, baru pelan-pelan masuk ke investasi agar keuangan kamu bisa berkembang lebih maksimal.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Bank Sinarmas