Sabtu, 14 FEBRUARI 2026 • 10:15 WIB

Taiwan Kerek Proyeksi Ekonomi 2026, Berkat Gelombang Permintaan AI Global

Author

Ilustrasi proyeksi ekonomi (freepik). 

INDOZONE.ID - Otoritas statistik Taiwan merevisi tajam proyeksi pertumbuhan ekonomi mereka untuk tahun 2026. 

Lonjakan permintaan teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi biang kerok di balik optimisme ini.

Berdasarkan laporan Jumat (13/2/2026), Produk Domestik Bruto (PDB) Taiwan diprediksi melesat hingga 7,71 persen pada 2026. 

Angka ini jauh melejit dibanding proyeksi sebelumnya di November 2026 yang hanya 3,54 persen. 

Baca juga: Ekonom Bank Sentral Inggris: Inflasi Inti Masih di 2,5%, Suku Bunga Jangan Diturunkan Dulu

Pulau ini memang memegang peran krusial dalam rantai pasok AI global, memasok chip untuk raksasa seperti Nvidia dan Apple.

TSMC Jadi Mesin Penggerak

Posisi strategis Taiwan tak lepas dari keberadaan Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC), pabrikan chip terbesar dunia yang menjadi tulang punggung aplikasi AI modern. 

Permintaan yang tak kunjung surut membuat industri semikonduktor lokal beroperasi di kapasitas tinggi.

Tidak hanya proyeksi 2026 yang direvisi naik. Badan statistik juga mengoreksi data pertumbuhan kuartal IV-2025 menjadi 12,65 persen, sedikit melandai dari estimasi awal 12,68 persen. 

Baca juga: Presiden Prabowo Sebut Program MBG Bisa Serap 1,5 Juta Tenaga Kerja

Sementara pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025 direvisi naik menjadi 8,68 persen dari sebelumnya 8,63 persen. 

Angka ini merupakan laju ekspansi tercepat Taiwan dalam 15 tahun terakhir.

Revisi beruntun ini mengonfirmasi bahwa ledakan AI bukan sekadar tren sesaat, melainkan gelombang ekonomi jangka panjang yang menguntungkan pemain kunci seperti Taiwan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU