Selasa, 20 JANUARI 2026 • 18:00 WIB

Perdagangan Derivatif Kripto Tumbuh Pesat, Peluang Tambah Cuan Makin Besar di 2026

Author

Ilustrasi crypto. (Freepik)

INDOZONE.ID - Perdagangan derivatif crypto kian diminati oleh masyarakat Indonesia. Hal ini jadi kesempatan baru untuk menambah cuan di 2026.

Dikutip dari Coinglass, sepanjang tahun 2025 kemarin, total perdagangan derivatif crypto secara global mencapai US$85,70 triliun atau sekira Rp1.445 kuadriliun. 

Ruang untuk tumbuhnya masih sangat besar, secara nasional, perdagangan derivatif crypto menurut bursa kripto CFX dari September 2024 sampai September 2025 baru mencapai Rp73,8 triliun. 

Performa positif itu juga terlihat dalam pertumbuhan Pintu Monthly Trading Users (MTU) hampir 500% secara year-on-year (YoY). Pertumbuhannya terlihat pada kuartal IV 2025 dibandingkan periode yang sama tahun 2024. 

Baca juga: Tren Crypto Akhir 2025 Melonjak, Tokenisasi Saham Jadi Primadona Investor Digital

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad mengatakan, masyarakat secara umum pasti sudah mengetahui bahwa derivatif crypto bersifat high risk high return.

Untuk itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum melakukan trading futures crypto, perketat manajemen risiko, dan terpenting adalah Do Your Own Research (DYOR).

“Karena semua keputusan investasi atau trading adalah tanggung jawab setiap trader atau investor,” ujarnya di Jakarta. 
 
Namun demikian, performa positif tidak hanya ditunjukkan dari kenaikan signifikan MTU. Secara volume trading, perdagangan derivatif crypto di Pintu Futures meningkat dalam periode yang sama yakni kuartal IV 2025 dibandingkan dengan kuartal IV 2024 naik lebih dari 370%.

Baca juga: RWA Makin Ramai Dibahas! 3 Narasi Crypto 2026 yang Harus Kamu Pantau

“Bahkan masih dalam periode tersebut, frekuensi perdagangan juga ikut naik lebih dari 300%. Kenaikan lainnya juga diperlihatkan dari pengguna aktif yang turut meningkat sebesar 226%, serta frekuensi deposit naik lebih dari 450%,” ungkap Iskandar.

Kesempatan Tambah Cuan di 2026

Iskandar juga menambahkan bahwa di 2026 perdagangan derivatif crypto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar. Mereka bisa mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing. 

Dalam melengkapi perjalanan trading derivatif crypto, trader juga bisa memanfaatkan berbagai fitur biar cepat cuan. Kamu bisa mencoba advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25x, price protection, hingga Take Profit dan Stop Loss. 

Ada juga pilihan token yang bikin pengguna bisa melakukan trading lebih dari 180 aset crypto. Bahkan, kata Iskandar, ketika pertama kali investasi, bisa-bisa kamu cuan sekira Rp2 juta lho. 
 
“Kami optimis, berbagai inisiatif dapat terus menarik minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif crypto menggunakan aplikasi yang terdaftar resmi di Indonesia,” tutup Iskandar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU