INDOZONE.ID - Saham-saham Amerika Serikat (AS) melemah pada penutupan Jumat (16/01), di tengah ketidakpastian tentang masa depan kepemimpinan Federal Reserve (The Fed) dan meningkatnya volatilitas di pasar obligasi.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 83,11 poin atau 0,17 persen menjadi 49,359,33. Selain itu ada S&P 500 melemah 4,46 poin atau 0,06 persen ke angka 6.940,01. Sementara Nasdaq Composite Index turun 14,63 poin atau 0,06 persen ke angka 23.515,39.
Kinerja paling solid ditunjukkan oleh sektor properti dan industri, yang masing-masing menguat 1,2 persen dan 0,65 persen. Sedangkan sektor layanan kesehatan dan komunikasi turun masing-masing sebesar 0,84 persen dan 0,72 persen.
Baca juga: Kabar Baik untuk UMKM! Nobar Piala Dunia 2026 di TVRI Bebas Lisensi
Tekanan pasar selama intraday meningkat pasca Presiden Donald Trump memberi sinyal bahwa Direktur Dewan Ekonomi Kevin Hassett, yang awalnya disebut kuat untuk jadi pimpinan The Fed, kemungkinan masih menjabat di posisinya saat ini.
Potensi pergeseran kepemimpinan tersebut dinilai memicu pelemahan pada tiga indeks utama tersebut.
Dampak pengumuman tersebut juga dirasakan terhadap pasar obligasi. Imbal hasil (yield) buat obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun naik menjadi 4,23 persen. Ini mencerminkan kekhawatiran investor terhadap independensi bank sentral.
Pelaku pasar juga menaruh perhatian kepada proses hukum yang melibatkan Gubernur The Fed Lisa Cook, yang dijadwalkan mulai pada minggu depan di Mahkamah Agung AS.
Baca juga: 1.000 Pelajar SLTA se-Indonesia Angkat Peran Ibu sebagai Pahlawan Keluarga lewat MVP PNM
Sementara dari sisi korporasi, pekan pertama musim laporan keuangan kuartal keempat bank-bank regional ditutup dengan performa beragam.
Sebaliknya, Regions Financial mencatat adanya penurunan 2,63 persen setelah bank tersebut mengeluarkan data panduan kurang data yang melenceng dari perkiraan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA