INDOZONE.ID - Menjelang momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026, suasana antusias mulai terasa di berbagai daerah. Tentunya butuh bahan bakar untuk bisa liburan dengan cetar.
Akhir tahun menjadi kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk berkumpul bersama keluarga, merayakan hari besar, hingga menikmati liburan ke berbagai destinasi. Mobilitas masyarakat yang meningkat tentu membutuhkan dukungan energi yang stabil agar perjalanan tetap nyaman dan lancar.
Melihat tingginya kebutuhan tersebut, PT Pertamina (Persero) memastikan kesiapan pasokan dengan menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap berjalan optimal menjelang Nataru 2025.
Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, melakukan peninjauan ke Integrated Terminal Jakarta, Rabu, 26 November 2025, sebagai bentuk kesiapan menghadapi lonjakan kebutuhan BBM.
Baca juga: G20 Sepakat Tangani Langkah Perdagangan Sepihak Tanpa Dukungan AS
1. Siapkan Distribusikan 20 persen Kebutuhan BBM Nasional
Integrated Terminal Jakarta menjadi pusat penyaluran BBM untuk wilayah Jabodetabek, Jawa Barat, dan Banten, termasuk pasokan Pertamax Turbo.
Dari fasilitas ini, Pertamina mendistribusikan 20 persen kebutuhan BBM nasional dan menyalurkan energi ke 916 SPBU, termasuk SPBU rest area dan jalur wisata yang masuk prioritas Satgas Nataru
2. Perkuat HSSE dan Pengecekan Integritas Aset
Oki menegaskan pentingnya penguatan aspek keselamatan kerja dan keandalan fasilitas pendukung.
Ia meminta seluruh unit operasional memperkuat Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) serta melakukan pengecekan menyeluruh terhadap integritas aset untuk meminimalkan risiko dan menjaga kelancaran distribusi.
“Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya kita untuk menguatkan teman-teman yang menjadi backbone Pertamina, mulai dari distribusi, storage, dan seluruh rantai operasional. Harapannya, kualitas layanan tetap terjaga, sehingga kepercayaan masyarakat kepada Pertamina Group semakin meningkat,” ungkap Oki.
Baca juga: Permintaan Pangan Melonjak, Menko Pangan Tekankan Pentingnya Dukungan untuk Program MBG
Oki Muraza mendorong peningkatan kemampuan laboratorium untuk menjamin kualitas BBM mulai dari penyimpanan hingga distribusi, serta pengembangan SDM agar operasional berlangsung aman dan presisi.
“Kepada seluruh Perwira, mari melakukan upaya terbaik untuk menjaga stok, kualitas, dan keamanan energi selama masa Nataru. Semoga seluruh ikhtiar ini memudahkan kita memberikan yang terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” jelas Oki.
3. Mengaktifkan Satgas Nataru
Sebagai bentuk komitmen pelayanan publik, Pertamina telah mengaktifkan Satgas Nataru sejak 13 November 2025 sampai 11 Januari 2026, dan siap menjaga kelancaran penyaluran energi tanpa henti.
Baca juga: Menkeu Purbaya Tolak Legalisasi Thrifting: Barang Masuk Ilegal, Saya Berhentiin
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menegaskan kesiapan tim dalam melayani masyarakat:
"Melalui Satgas Nataru, Pertamina Group memastikan komitmen kami dalam melayani masyarakat sepenuh hati. Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi dengan bijak. Kami siap 24 jam untuk menjaga distribusi energi berjalan lancar," ujar Baron.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA