Selasa, 12 AGUSTUS 2025 • 09:27 WIB

Kemnaker Siapkan 59 BLK untuk Dukung Program Sekolah Rakyat

Author

 Ilustrasi anak SD. (Freepik/EyeEm)

INDOZONE.ID - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan 59 Balai Latihan Kerja (BLK) yang tersebar di tingkat pusat maupun daerah sebagai bentuk dukungan dan komitmen dalam menyukseskan Program Sekolah Rakyat.

“Sampai saat ini ada 59 balai untuk Program Sekolah Rakyat,” ujar Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli dalam keterangannya di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Selasa.

Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan bahwa Program Sekolah Rakyat selaras dengan Program Astacita Presiden Prabowo Subianto, yang bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), memberantas kemiskinan, serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda Indonesia.

Baca juga: Kopi Liberika Berpotensi Jadi Bintang Baru dari IKN, Bangun Ekonomi Daerah

Adapun dari 59 BLK, sebanyak 16 BLK pusat dan 19 BLK daerah yang akan ditetapkan menjadi Sekolah Rakyat. Dari 35 BLK tersebut salah satunya adalah Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banyuwangi.

Lebih lanjut, Menaker juga menyebut BPVP Banyuwangi akan melaksanakan 4 rombongan belajar (Rombel) dengan jenjang pendidikan SD (2 rombel) dan SMA (2 rombel).

"Masih ada 24 balai (BLK) lagi dalam tahap evaluasi untuk digunakan sebagai sekolah rakyat," ujar Yassierli.

Yassierli juga menambahkan bahwa gedung Sekolah Rakyat berlantai tiga berada di dalam area BPVP Banyuwangi yang memiliki luas hampir 10 hektar.

Lantai 1 akan dipakai untuk resepsionis, perpustakaan, laboratorium komputer dan IPA, ruang kelas SD dan SMA, ruang guru dan TU, kepala sekolah, UKS, rekreasi, rapat serta gudang.

Sementara lantai 2 telah disiapkan untuk dapur, ruang makan, asrama SD putra dan putri, asrama SMA putra dan putri. Sedangkan lantai 3 untuk asrama pamong. Tak ketinggalan juga tersedia fasilitas lapangan tenis.

"Di BPVP Banyuwangi disiapkan masing-masing dua ruang belajar untuk SD dan SMA. Ruang belajar SMA ini penting karena nanti memiliki link dengan pelatihan vokasi yang dimiliki BPVP Banyuwangi,” kata dia.

Baca juga: Dari Glenmore ke Pasar Besar, Dua Alumni Jagoan Tani Banyuwangi Raih Sukses Hidroponik Selada

Untuk urusan rekrutmen siswa, Yassierli tekankan bahwa itu akan diserahkan ke dinas sosial. Kemnaker, menurut dia, bakal dukung penuh Program Sekolah Rakyat ini karena ingin semua orang dapat kesempatan belajar.

Menaker Yassierli berharap lulusan SMA di Sekolah Rakyat Banyuwangi ini nantinya memiliki kompetensi vokasi dengan sertifikatnya.

“Kami berharap Sekolah Rakyat ini bisa dimanfaatkan masyarakat yang belum berkesempatan mengenyam pendidikan,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU