Ilustrasi Cara Membaca Candlestick. (Freepik)
INDOZONE.ID - Siapa sih di sini yang nggak pengen punya side hustle, atau penghasilan tambahan yang bisa dilakuin dari mana saja?
Trading sering banget jadi pilihan, tapi banyak yang langsung mundur teratur, begitu lihat grafik yang isinya kotak-kotak merah hijau yang membingungkan.
Padahal, kalau kamu tahu kunci rahasianya, semua itu sebenarnya bisa dipelajari dengan cara yang cukup simpel.
Buat kamu yang pengen serius belajar, memahami pergerakan harga itu wajib banget hukumnya.
Salah satu alat yang paling sakti dan sering dipakai oleh para trader pro adalah candlestick.
Alat ini bukan cuma sekadar hiasan di layar monitor kamu, tapi merupakan rekaman jejak harga yang bisa kasih tahu kamu ke mana arah pasar selanjutnya.
Dilansir dari YouTube/Rizki Aditama | Sekolah Trading, memahami dasar-dasar ini bakal jadi game changer buat perjalanan trading kamu.
Apalagi, kalau kamu tipe orang yang suka melakukan scalping atau trading cepat.
Baca juga: Mengenal Istilah-Istilah Dalam Saham yang Wajib Dipahami Investor Pemula Biar Nggak Salah Langkah
Sebelum masuk ke teknis yang ribet, mari kita bayangkan kalau market itu seperti rekaman sejarah harga.
Misalnya kamu memantau harga telur di pasar yang setiap jam berubah-ubah. Nah, pergerakan naik turunnya harga itu dirangkum dalam bentuk grafik.
Grafik ada macam-macam bentuknya. Mulai dari grafik garis yang biasa kita lihat sampai grafik batang.
Tapi, kenapa sih para trader lebih suka pakai candlestick? Jawabannya karena candlestick sangat informatif.
Dalam satu "lilin" itu saja, kamu sudah bisa tahu harga buka, harga tutup, harga tertinggi, sampai harga terendahnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube