INDOZONE.ID - Apple kembali menunjukkan komitmennya untuk memperkuat rantai pasok di Amerika Serikat.
Raksasa teknologi asal Cupertino itu mengumumkan investasi segar sebesar 400 juta dolar AS atau sekitar Rp6,4 triliun untuk program manufaktur dalam negeri.
Langkah ini dilakukan dengan menggandeng sejumlah nama besar di industri komponen elektronik.
Beberapa mitra baru yang bergabung dalam program tersebut adalah Bosch, Cirrus Logic, TDK, dan Qnity Electronics.
Investasi ini akan digelontorkan secara bertahap hingga tahun 2030.
Fokus utamanya adalah memperluas produksi komponen kunci buatan Amerika Serikat yang selama ini banyak dipasok dari luar negeri.
Lewat program ini, Apple tidak hanya sekadar menambah pabrik, tetapi juga membangun ekosistem manufaktur yang lebih mandiri.
Mereka akan memproduksi sensor, sirkuit terintegrasi, dan material canggih yang selama ini jarang dibuat di AS.
Beberapa proyek strategis yang akan dijalankan antara lain:
Baca juga: Warga Gaza Tercekik Biaya Listrik, Harga Naik Drastis di Tengah Perang
Baca juga: Pemerintah Didorong Lakukan Reformasi Subsidi Energi demi Ketahanan Nasional
Langkah ini menunjukkan bahwa Apple tidak hanya mengandalkan Taiwan atau Tiongkok untuk komponen-komponen kritisnya.
Keputusan Apple ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Perusahaan-perusahaan besar global saat ini tengah gencar melakukan diversifikasi rantai pasok untuk mengurangi risiko geopolitik dan ketergantungan pada satu negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters