Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 14:05 WIB

QRIS Dorong Digitalisasi UMKM dan Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia

QRIS Dorong Digitalisasi UMKM dan Perkuat Fondasi Ekonomi IndonesiaPromo Bayar QRIS Serba Seribu di berbagai merchant QRIS ShopeePay. (Ist)

INDOZONE.ID - Transformasi digital di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) semakin nyata melalui pemanfaatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai alat pembayaran nontunai nasional. 

Hingga Agustus 2025, QRIS telah digunakan oleh 58 juta konsumen dan 41 juta merchant, di mana 93,16 persen merupakan pelaku UMKM. Sistem ini juga mencatat 6,05 miliar transaksi selama Semester I 2025 dengan total nilai mencapai Rp579 triliun.

Menurut Prasasti Center for Policy Studies (Prasasti), meningkatnya adopsi QRIS menjadi bukti kuat bahwa digitalisasi memainkan peran besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. 

Baca juga: Dampak Bencana Sumatera, Menkeu Purbaya Turunkan Target Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV

“Nilai transaksi QRIS meningkat hampir tiga kali lipat setiap tahun. Perkembangan ini membantu UMKM mengelola keuangan lebih efisien, mengurangi risiko keamanan, dan memberikan kemudahan pembayaran bagi konsumen,” jelas Gundy Cahyadi, Research Director Prasasti.

Prasasti menilai kesuksesan QRIS mencerminkan potensi besar digitalisasi untuk memperkuat fondasi perekonomian nasional. Riset mereka menunjukkan bahwa digitalisasi mampu membuat investasi dua kali lebih efektif menghasilkan pertumbuhan ekonomi, hal ini tercermin dari ICOR sektor terdigitalisasi yang lebih rendah dibandingkan rata-rata nasional.

Digitalisasi juga dipandang sebagai kunci untuk mengatasi fenomena hollow middle, yakni minimnya jumlah usaha menengah di tengah dominasi usaha mikro dan korporasi besar. 

Baca juga: PU Gerak Cepat Buka Akses Sumatera untuk Kelancaran Logistik ke Wilayah Terdampak Bencana

Melalui QRIS, UMKM memiliki kesempatan untuk naik kelas, memperluas pasar, dan mendapatkan akses pembiayaan digital. Catatan transaksi QRIS bahkan dapat dimanfaatkan sebagai data alternative credit scoring bagi pelaku usaha yang selama ini kesulitan mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan formal.

Lebih jauh, Prasasti mendorong agar digitalisasi UMKM dilakukan secara merata di seluruh wilayah Indonesia, bukan hanya terpusat di kota besar. Integrasi QRIS dengan sistem perpajakan digital dan layanan pemerintahan dianggap dapat mempercepat transformasi ekonomi dan meningkatkan kemudahan berusaha.

Baca juga: Cabut Ratusan IUP, Menteri ESDM: Ekonomi Boleh Didapatkan tapi Lingkungan Harus Dijaga!

“Digitalisasi menjadi fondasi penting untuk meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing UMKM, dan menjadi pilar transformasi ekonomi jangka panjang Indonesia,” ujar Gundy.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Siaran Pers/Prasasti

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

QRIS Dorong Digitalisasi UMKM dan Perkuat Fondasi Ekonomi Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!