INDOZONE.ID - Tahukah kamu di zaman digital ini, investasi makin diminati banyak orang, termasuk anak muda yang mulai ingin mengatur keuangan sejak dini.
Salah satu instrumen yang sering direkomendasikan untuk pemula adalah index fund karena dianggap lebih praktis dan minim ribet.
Meski begitu, masih banyak yang belum paham apa itu index fund dan bagaimana cara kerjanya.
Nah, sebelum mulai investasi, yuk pahami dulu cara kerja dan keuntungannya lewat penjelasan berikut ini:
Apa Itu Index Fund?
Index fund adalah salah satu jenis reksa dana yang dirancang untuk mengikuti pergerakan indeks tertentu.
Sederhananya, tujuan investasi ini bukan untuk mengalahkan pasar, melainkan mendapatkan hasil yang mirip dengan indeks acuannya.
Indeks acuan ini juga bisa berupa kumpulan saham, obligasi, atau instrumen investasi lainnya.
Oleh karena itu, manajer investasi akan menyusun isi portofolio reksa dana agar semirip mungkin dengan komposisi indeks tersebut.
Lewat index fund, investor juga bisa ikut merasakan pergerakan pasar secara luas tanpa harus membeli satu per satu saham atau obligasi yang ada di dalam indeks.
Inilah alasan biaya index fund biasanya lebih murah dibanding reksa dana yang dikelola aktif.
Selain praktis, risikonya juga cenderung lebih terdiversifikasi karena dananya tersebar ke banyak aset.
Investor legendaris Warren Buffett bahkan pernah menyebut index fund sebagai salah satu instrumen investasi yang cocok untuk banyak orang.
Menurutnya, investasi ini bisa membantu aset bertumbuh dalam jangka panjang dengan risiko yang relatif lebih stabil dibanding memilih saham satu per satu.
Cara Kerja Index Fund
Index fund dikelola oleh manajer investasi yang bertugas menyusun portofolio sesuai dengan indeks acuan.
Artinya, manajer investasi akan membeli aset dengan komposisi yang hampir sama seperti isi indeks tersebut agar pergerakannya sejalan.
Misalnya, kamu membeli reksa dana indeks yang mengikuti indeks S&P 500.
Maka manajer investasi akan membeli saham-saham yang ada di indeks itu dengan proporsi yang mirip.
Baca juga: Mengenal Market Cap dalam Saham, Investor Wajib Tahu
Dengan begitu, performa index fund biasanya akan naik atau turun mengikuti indeks acuannya.
Contoh realistisnya adalah, jika indeks S&P 500 naik 1 persen, nilai index fund juga cenderung ikut naik mendekati angka tersebut.
Sebaliknya, jika indeks turun, nilai investasimu juga bisa ikut turun.
Karena mengikuti pasar, index fund memang tidak dirancang untuk memberi keuntungan yang jauh lebih besar dari indeks.
Namun, investasi ini menawarkan cara yang lebih simpel, murah, dan praktis untuk pemula yang ingin mulai berinvestasi.
Keunggulan Index Fund
Index fund jadi pilihan banyak investor karena menawarkan sejumlah keunggulan yang cocok untuk pemula maupun investor jangka panjang. Berikut beberapa kelebihannya:
1. Modal Awal Lebih Terjangkau
Salah satu keunggulan index fund adalah bisa dimulai dengan modal yang relatif kecil. Jadi, kamu nggak perlu menunggu punya uang banyak untuk mulai investasi.
Dengan modal minim, kamu sudah bisa ikut merasakan pergerakan pasar dan mulai membangun aset secara bertahap.
2. Biaya Pengelolaan Lebih Murah
Karena dikelola secara pasif mengikuti indeks acuan, manajer investasi tidak perlu aktif menganalisis pasar atau memilih saham setiap saat.
Baca juga: Apa Itu RDPT dalam Investasi? Simak Cara Kerja dan Untungnya
Itulah sebabnya biaya operasional index fund cenderung lebih rendah dibanding investasi aktif. Bahkan, biaya tahunannya bisa mulai dari sekitar 0,1 persen hingga 0,5 persen saja.
3. Risiko Cenderung Lebih Rendah
Risiko index fund tergolong lebih stabil karena investasinya tersebar ke banyak saham atau aset sekaligus.
Diversifikasi ini membantu mengurangi risiko kerugian besar jika salah satu saham dalam portofolio mengalami penurunan.
Selain itu, pergerakannya mengikuti indeks acuan sehingga cenderung lebih terkendali dibanding membeli saham satu per satu.
4. Praktis dan Cocok untuk Pemula
Buat kamu yang belum punya banyak waktu atau belum paham analisis saham, index fund bisa jadi pilihan praktis.
Kamu nggak perlu repot memantau pasar setiap hari karena pengelolaannya sudah dilakukan oleh manajer investasi.
Tinggal pilih produk yang sesuai, investasikan dana, lalu pantau perkembangannya secara berkala.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Investopedia