INDOZONE.ID - Banyak investor mulai melirik saham CDIA setelah perusahaan ini resmi melantai di bursa.
Namun, masih banyak juga yang penasaran CDIA bergerak di bidang apa dan siapa pemegang saham mayoritasnya. Informasi ini penting diketahui sebelum memutuskan investasi.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) merupakan perusahaan yang fokus di sektor infrastruktur dengan model bisnis berbasis investasi strategis.
Baca juga: Langkah Awal Memahami Trading Forex Secara Aman dan Terstruktur
CDIA Bergerak di Bidang Apa?
CDIA adalah perusahaan yang menjalankan usaha di bidang investasi infrastruktur. Fokus bisnisnya mencakup pengembangan dan pengelolaan aset pendukung industri serta layanan strategis lainnya.
Perusahaan ini memiliki empat lini bisnis utama, yaitu:
1. Energi
CDIA menjalankan bisnis penyediaan listrik melalui anak usahanya. Layanan ini memasok kebutuhan energi di kawasan industri Cilegon dan melayani pelanggan industri, bisnis, sosial, pemerintahan, hingga rumah tangga.
Baca juga: Mengenal Growth Funding, Cara Investasi Jangka Panjang yang Potensial
2. Logistik
Pada sektor logistik, CDIA menyediakan jasa transportasi dan perkapalan, terutama untuk kebutuhan industri petrokimia serta migas.
3. Kepelabuhanan dan Penyimpanan
CDIA juga bergerak di layanan pelabuhan dan fasilitas penyimpanan yang mendukung distribusi barang serta rantai pasok industri.
4. Air Bersih
Lini bisnis lainnya adalah penyediaan air bersih untuk kawasan industri maupun kebutuhan lainnya.
Dengan portofolio tersebut, CDIA dikenal sebagai perusahaan infrastruktur yang memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas industri.
CDIA Anak Usaha Siapa?
CDIA merupakan anak usaha dari PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Karena itu, perusahaan ini masih berada dalam ekosistem grup Barito Pacific yang didirikan oleh Prajogo Pangestu.
Kehadiran CDIA di pasar modal menarik perhatian karena menjadi salah satu perusahaan baru dari kelompok usaha besar tersebut.
Baca juga: Berapa Lama Menyimpan Emas Antam agar Untung? Ini Penjelasannya
Kapan CDIA IPO?
CDIA resmi mencatatkan saham perdana di Bursa Efek Indonesia pada 9 Juli 2025. Penawaran umum perdana saham atau IPO perusahaan ini menjadi salah satu yang terbesar pada tahun tersebut.
Dari aksi korporasi itu, CDIA berhasil menghimpun dana segar sekitar Rp2,37 triliun.
Siapa Pemegang Saham Mayoritas CDIA?
Berdasarkan data registrasi pemegang efek per akhir September 2025, pemegang saham mayoritas CDIA adalah PT Chandra Asri Pacific Tbk.
Berikut daftar pemegang saham utama CDIA:
- PT Chandra Asri Pacific Tbk – 60 persen
- Phoenix Power B.V. – 30 persen
- Masyarakat non-warkat – 9,97 persen
Dengan kepemilikan 60 persen saham, PT Chandra Asri Pacific Tbk menjadi pengendali utama perusahaan.
Baca juga: Mengenal Delisting Saham dan Cara Investor Menyikapinya, Jangan Langsung Panik!
CDIA bergerak di bidang investasi infrastruktur dengan fokus pada energi, logistik, kepelabuhanan, penyimpanan, dan air bersih. Perusahaan ini merupakan anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk yang menjadi pemegang saham mayoritas.
Bagi investor yang sedang memantau saham sektor infrastruktur, memahami profil bisnis CDIA bisa jadi langkah awal sebelum mengambil keputusan investasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Indopremier.com