Ilustrasi Apa itu Volatilitas? (Freepik)
INDOZONE.ID - Pernah nggak sih kalian lagi asyik lihat chart pergerakan harga, tiba-tiba harganya naik atau turun drastis dalam hitungan menit?
Rasanya pasti kaget dan bikin jantung berdebar kencang, apalagi kalau kalian sudah buka posisi.
Nah, fenomena "gerak cepat" di pasar finansial inilah yang sering disebut dengan istilah volatilitas.
Banyak trader pemula yang sering abai sama poin ini, padahal ini adalah kunci utama buat paham risiko sebelum kalian terjun lebih dalam.
Lewat edukasi dari kanal YouTube/Tradepedia by Avramis Despotis, kita bakal kupas tuntas soal dunia volatilitas biar kalian nggak cuma sekadar ikut-ikutan tren, tapi benar-benar punya strategi yang solid dan berintegritas.
Baca juga: Delisting Saham dan Risikonya, Investor Jangan Cuma Fokus Cuan
Secara sederhana, apa itu volatilitas adalah ukuran seberapa besar fluktuasi, atau perubahan harga suatu aset dalam periode waktu tertentu.
Bayangkan volatilitas ini seperti cuaca. Kadang cuacanya tenang dan cerah, itulah yang disebut volatilitas rendah. Di mana harga bergerak stabil dan nggak banyak tingkah.
Tapi ada kalanya cuaca berubah jadi badai dengan angin kencang dan petir, itulah volatilitas tinggi di mana harga bergerak sangat tajam dan agresif.
Di pasar finansial, volatilitas tinggi berarti ada peluang keuntungan besar, tapi risikonya juga berlipat ganda karena harga bisa berbalik arah dalam sekejap mata.
Indikator volatilitas bukan cuma hiasan di layar trading kalian. Fungsinya sangat krusial buat membantu trader mengukur seberapa kuat sih pergerakan pasar saat ini.
Dengan bantuan indikator ini, kalian bisa menentukan titik masuk atau entry, dan titik keluar atau exit dengan lebih masuk akal.
Selain itu, indikator ini membantu kalian memasang stop loss yang lebih akurat. Jadi, stop loss kalian nggak bakal gampang tersenggol cuma gara-gara fluktuasi harga normal harian yang memang sedang lebar.
Ini adalah cara profesional buat melindungi modal kalian dari "kebisingan" pasar yang nggak perlu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: YouTube