Senin, 13 APRIL 2026 • 14:30 WIB

Lagi Butuh Dana Tambahan? Simak 5 Tips Jual Emas Agar Lebih Menguntungkan

Author

ilustrasi menjual emas tanpa surat resmi (Freepik)

INDOZONE.ID - Banyak ibu-ibu mengira perhiasan emas yang rusak, hilang sebelah, tidak ada suratnya, atau bentuknya sudah tidak sempurna sudah tidak bisa dijual lagi. Padahal, selama kadarnya masih emas asli, perhiasan tersebut tetap bisa dijual dan berpotensi menambah cuan.

Apalagi saat harga emas sedang tinggi seperti sekarang, momen ini bisa dimanfaatkan untuk menjual emas. Cara ini bisa jadi solusi untuk menambah dana di tengah kondisi ekonomi yang melemah dan harga kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat.

Namun, menjual emas agar benar-benar cuan tidak bisa sembarangan. Agar hasil penjualan lebih optimal, ada lima tips yang bisa dilakukan sebagai berikut:

1. Jual saat harga emas sedang tinggi

Saat ini, berita tentang kenaikan harga emas sudah jadi hal yang umum. Karena itu, kamu perlu memantau pergerakan harga emas sebelum menjualnya. Saat harga sedang naik, nilai buyback biasanya ikut meningkat, sehingga potensi cuan akan bertambah.

2. Pilih tempat jual emas yang transparan

Founder Jual Emas Indonesia, Benjamin Master Adhisuryamen, menjelaskan pentingnya transparansi dalam proses jual beli emas agar masyarakat merasa aman saat bertransaksi.

“Masyarakat bisa menjual emas dengan proses cepat, mendapatkan harga lebih tinggi, serta merasakan pengalaman transaksi yang aman dan transparan,” ujar pria yang akrab disapa Iben saat ditemui di kawasan Pasar Lama Tangerang, baru-baru ini.

Menurutnya, transparansi harga menjadi faktor penting agar masyarakat bisa mendapatkan nilai jual terbaik, terutama di kondisi saat ini yang membuat sebagian orang ragu atau takut melepas perhiasan emasnya.

Baca juga: Rumus Hitung Harga Jual Emas Muda, Lengkap dengan Contohnya

3. Jangan ragu menjual emas rusak

Perhiasan emas yang rusak, hilang sebelah, atau tidak lengkap suratnya tetap bisa dijual. Penilaian biasanya didasarkan pada kadar dan berat emas, bukan kondisi fisik semata.

Founder Jual Emas Indonesia, Juan Sen, menambahkan bahwa saat ini sudah banyak toko emas yang menerima emas dalam berbagai kondisi, termasuk rusak, tidak lengkap, hingga tanpa surat, dengan harga yang tetap kompetitif dan sistem penimbangan terbuka.

“Selama masih ada kandungan emas, kami tetap bisa memberikan penawaran terbaik. Semua dinilai berdasarkan kadar dan berat, tanpa membedakan kondisi fisik,” ujarnya saat ditemui di kawasan Pasar Lama Tangerang, baru-baru ini.

Menurut Juan, langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya ibu rumah tangga yang selama ini kesulitan menjual emas dalam kondisi tidak sempurna.

Baca juga: Rumus Hitung Harga Jual Emas Muda, Lengkap dengan Contohnya

4. Pastikan proses pengecekan dilakukan terbuka

Sebelum menjual emas, staf toko akan mengecek kadar emasnya. Juan menegaskan bahwa proses pengecekan sebaiknya dilakukan langsung di hadapan pelanggan.

“Kami ingin memastikan tidak ada celah bagi ketidakjelasan. Semua pengecekan dilakukan di depan pelanggan, sehingga mereka bisa langsung melihat kadar emasnya secara real time,” ujarnya.

5. Manfaatkan teknologi pengecekan kadar emas

Saat ini, beberapa tempat jual emas sudah menggunakan teknologi X-Ray Fluorescence (XRF) yang mampu menguji kandungan emas secara cepat dan akurat tanpa merusak perhiasan. Teknologi ini membantu memastikan kadar emas diketahui secara transparan.

Selain itu, masyarakat juga tidak perlu khawatir jika ingin menjual emas tanpa surat atau dalam kondisi tidak sempurna. Selama masih ada kandungan emas, penilaian tetap bisa dilakukan berdasarkan kadar dan beratnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU