Rabu, 14 JANUARI 2026 • 17:10 WIB

7 Cara Mengatur Keuangan Setelah Resign, Biar Dompet Aman Meski Nggak Ngantor!

Author

Ilustrasi mengatur keuangan setelah resign (Freepik) 

INDOZONE.ID - Cara mengatur keuangan setelah resign memang terasa menantang, terutama saat belum ada penghasilan pengganti. Namun, resign bukan berarti hidup harus dipenuhi rasa cemas tiap kali membuka saldo rekening. 

Justru ini momen yang tepat untuk lebih mindful menyusun strategi pengeluaran agar tabungan tetap aman dan terkendali. 

Dengan pengelolaan yang cerdas dan disiplin, kamu bisa menjalani masa transisi ini dengan lebih tenang sambil fokus menyiapkan langkah besar berikutnya.

Baca juga: 7 Langkah Mengatur Keuangan untuk Pengantin Baru, Biar Hidup Lebih Tenang dan Bebas Utang

7 Cara Mengatur Keuangan Setelah Resign

Berikut beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mengatur keuangan setelah resign biar dompet aman meski nggak ngantor: 

1. Evaluasi Keuangan Biar Nggak Kaget di Tengah Jalan

Langkah paling basic dalam cara mengatur keuangan setelah resign adalah cek kondisi dompetmu sekarang. 

Hitung tabungan, lihat investasi yang masih aktif, dan catat semua utang yang harus dibayar. 

Dari sini, kamu bisa tahu seberapa lama keuanganmu aman tanpa gaji bulanan. Evaluasi ini bikin kamu lebih siap ambil keputusan ke depan.

2. Atur Utang Supaya Nggak Jadi Beban Mental

Dalam cara mengatur keuangan setelah resign, utang harus jadi prioritas utama. 

Fokus lunasi utang dengan bunga tinggi agar tidak makin memberatkan kondisi finansial. Kemudian, susun jadwal pembayaran yang realistis sesuai kemampuan saat ini. Semakin ringan beban utang, makin lega juga pikiranmu.

3. Bikin Anggaran Versi Baru yang Lebih Ketat

Menyusun anggaran adalah kunci penting dalam cara mengatur keuangan setelah resign. Kamu bisa lakukan catat semua kebutuhan wajib seperti makan, tempat tinggal, dan tagihan bulanan. 

Lalu, kamu harus kurangi pengeluaran impulsif yang sebelumnya masih bisa ditoleransi saat punya gaji tetap.

4. Tetap Nabung Meski Nominalnya Kecil

Nah banyak yang salah kaprah persoalan ini, padahal cara mengatur keuangan setelah resign tetap perlu strategi menabung. 

Sisihkan dana secara rutin untuk kebutuhan jangka panjang, meski jumlahnya tidak besar. Konsistensi jauh lebih penting daripada nominal. Tabungan ini bisa jadi penyelamat di situasi tak terduga.

5. Pisahkan Rekening Biar Uang Nggak Bocor

Memisahkan rekening adalah trik simpel dalam cara mengatur keuangan setelah resign yang sering diremehkan. 

Gunakan rekening berbeda untuk kebutuhan harian, dana darurat, dan investasi. Dengan begitu, kamu bisa lebih mudah mengontrol pengeluaran. 

Baca juga: 6 Tips Hemat untuk Mengatur Keuangan di Tengah Kebutuhan yang Terus Meningkat

6. Pilih Investasi Aman, Jangan Spekulatif

Saat sudah resign, cara mengatur keuangan setelah resign harus lebih fokus ke investasi yang aman. 

Instrumen seperti deposito bisa jadi pilihan karena risikonya rendah dan relatif stabil. Selain itu,  pastikan investasi mudah dicairkan jika sewaktu-waktu dibutuhkan. Kemudian, hindar tergoda imbal hasil tinggi tapi risikonya besar.

7. Jangan Skip Asuransi Kesehatan

Salah satu bagian penting dari cara mengatur keuangan setelah resign adalah punya asuransi kesehatan pribadi. Setelah keluar dari kantor, kamu taidak lagi mendapat fasilitas kesehatan dari perusahaan. 

Pilihlah asuransi dengan premi sesuai kemampuan dan manfaat yang relevan untuk menghindari pengeluaran besar yang bisa mengacaukan keuangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: DBS

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU