Jumat, 14 NOVEMBER 2025 • 17:47 WIB

Cara Mengatur Keuangan agar Terhindar dari Gali Lubang Tutup Lubang

Author

Ilustrasi tips mengelola keuangan suapaya tidak gali lubang tutup lubang. (Foto: Freepik @Freepik)

INDOZONE.ID - Pernah nggak kamu merasa kayak keuanganmu itu seperti lubang tanpa dasar, satu tagihan dibayar pakai pinjaman, lalu muncul tagihan berikutnya, lalu makin nambah? 

Itu yang sering disebut “gali lubang tutup lubang” yaitu kondisi ketika kita terus-menerus menggunakan utang atau pinjaman untuk nutup utang yang lain, tanpa ada strategi yang jelas. 

Yuk, kita ngobrol santai tentang cara mengatur keuangan supaya kamu terhindar dari gali lubang tutup lubang, dan mulai punya kontrol keuangan yang sehat.

Kenapa kita bisa “gali lubang tutup lubang”?

Banyak orang gampang banget terjebak pola “gali lubang tutup lubang” karena beberapa hal simpel. 

Baca juga: Mindset Baru Soal Pay Later Menurut CEO Big Alpha: Itu Alat Bayar, Bukan Alat Hutang!

Misalnya, pengeluaran yang lebih besar daripada pemasukan. 

Jadi tiap bulan, duit yang keluar lebih banyak daripada yang masuk, akhirnya kita terpaksa “menambal” kekurangan pakai pinjaman atau kartu kredit.

Selain itu, nggak punya tabungan darurat juga bikin masalah makin ribet. 

Bayangin tiba-tiba motor rusak, sakit, atau kehilangan pekerjaan, kalau nggak ada dana cadangan, kita otomatis harus pinjam sana sini. 

Menurut The National, punya tabungan darurat itu kunci supaya kita nggak goyah pas keadaan darurat.

Terakhir, banyak yang nggak bikin anggaran atau budgeting. 

Baca juga: Di Indonesia Punya Kamu, Tirta Prayudha Ungkap “Invisible Spending”: Penyakit Finansial Anak Muda

Kalau nggak dicatat, ke mana aja uang pergi, gampang banget kebiasaan konsumtif tanpa sadar. 

WorldRemit bilang, mencatat pengeluaran dan punya tujuan tabungan itu penting banget buat kelola keuangan pribadi.

Jadi intinya, kalau kita terus-terusan nutup lubang tanpa hentikan “gali” nya, lama-lama lubang kecil itu bisa jadi jurang yang susah banget ditangani.

Langkah-langkah konkret agar keuangan nggak terjebak lubang

Oke, sekarang bagian yang lebih praktis, simpel, langsung, bisa mulai dari sekarang.

Baca juga: Kesalahan Mindset Keuangan di Usia 20-an, Apa Saja?

1. Buat anggaran bulanan yang realistis

Mulai dulu dengan catat penghasilan kamu tiap bulan, terus bagi ke beberapa kategori, kebutuhan (kayak makan, kos/rumah, transportasi), tabungan atau investasi, sama keinginan pribadi (hangout, belanja yang nggak terlalu penting). 

Menurut artikel “How to manage your finances and avoid falling into a debt trap” dari The Financial Express, bikin anggaran yang realistis bisa banget bantu kamu supaya nggak kebobolan utang.

Trik gampangnya, begitu gaji masuk, langsung alokasikan dulu bagian untuk tabungan atau investasi, istilah kerennya “pay yourself first”. 

Sisanya baru kamu pakai buat kebutuhan sehari-hari dan keinginan pribadi. 

Dengan cara ini, tabungan nggak bakal ketelan sama pengeluaran harian.

Baca juga: 4 Cara Atur Gaji UMR: Salah Satunya Maksimalkan Uang Sekecil Apapun

2. Bangun dana darurat

Satu hal yang sering banget kelewat, punya cadangan uang untuk keadaan darurat. 

Kalau nggak punya, pas ada kebutuhan mendadak, otomatis kita bakal “menambal” kekurangan pakai utang. 

The National bilang, punya dana darurat itu penting banget supaya kamu tetap aman meski kondisi ekonomi lagi nggak stabil.

Targetnya simpel, minimal punya tabungan yang cukup untuk 3–6 bulan pengeluaran rutin. 

Nggak perlu sekaligus gede, mulai aja dari sedikit tiap bulan, yang penting konsisten.

Baca juga: Gen Z Gemar Belanja tapi Masih Gagal Paham soal Literasi Keuangan, Gimana Solusinya?

3. Bayar utang dan jangan tambah lubang baru

Kalau kamu lagi punya utang, entah itu kartu kredit atau pinjaman lain, prioritas utama adalah melunasi utang yang bunganya paling tinggi dulu. 

Atau bisa juga mulai dari utang yang jumlahnya paling kecil (metode snowball) biar kamu bisa lihat progres dan termotivasi.

Selain itu, jangan tambah utang baru buat hal-hal yang sebenernya nggak terlalu dibutuhin. 

Ingat, pinjaman yang dipakai terus-menerus buat konsumsi bisa bikin kamu terjebak pola “gali lubang tutup lubang” yang susah keluar.

4. Kurangi pengeluaran yang nggak perlu

Coba deh cek lagi pengeluaran bulanan kamu. Langganan streaming yang jarang dipakai? Atau kebiasaan upgrade gadget tiap nongkrong sama teman? 

Baca juga: Bukan Pengelola Keuangan Negara, LPEI Disebut Badan Hukum dengan Kekayaan Mandiri

Menurut WorldRemit, cut any unnecessary spending alias memangkas pengeluaran nggak penting itu salah satu trik utama supaya keuangan tetap sehat.

Mulai bikin filter sederhana “Apakah ini benar-benar gue butuhin, atau cuma pengen doang?” 

Kalau cuma pengen, tunda dulu atau cari alternatif yang lebih murah. Lama-lama kebiasaan ini bakal bikin tabungan kamu nggak cepat habis.

5. Tingkatkan literasi keuangan dan kontrol pengeluaran

Semakin paham kamu soal keuangan, semakin gampang juga untuk menghindari jebakan utang. 

Sebuah studi menyebut kalau literasi keuangan tinggi bikin keluarga lebih jago bikin rencana dan menjauhi utang berbunga tinggi.

Baca juga: Hari Ini, Harga Emas di Pegadaian Kompak Alami Lonjakan Harga

Triknya gampang, pakai aplikasi budgeting, catat semua transaksi, dan evaluasi tiap bulan. 

Dengan begitu, kamu bisa tahu “di mana lubang kecil mulai muncul” sebelum jadi masalah besar.

“Mengelola keuangan” sebenernya nggak serumit yang dibayangin, asal kamu mulai dari hal sederhana: bikin anggaran realistis, punya dana darurat, lunasin utang, kurangi pengeluaran nggak penting, dan terus belajar soal finansial. 

Dengan cara ini, kamu bisa keluar dari pola “gali lubang tutup lubang” dan mulai hidup dengan keuangan yang lebih aman.

Mulai dari sekarang aja, buka catatan pengeluaran kamu, bikin anggaran untuk bulan ini, sisihin tabungan, lunasin satu utang dan stop bikin lubang baru sebelum lubang lama makin dalam.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Berbagai Sumber

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU