INDOZONE.ID - Layanan keuangan digital sangat mempermudah Gen-Z, maka deretan bank syariah sudah mulai memanfaatkan sistem keuangan digital di kehidupan sehari-hari.
Salah satunya adalah dengan Super Flip, hasil kolaborasi antara Flip dengan bank digital syariah pertama di Indonesia, yakni Bank Aladin Syariah.
Peluncuran Super Flip menandai babak baru dalam kolaborasi strategis Flip dan Bank Aladin Syariah, yang diumumkan di awal tahun, sebagai upaya bersama menghadirkan solusi keuangan digital yang inklusif dan berlandaskan prinsip syariah.
Produk ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan keuangan yang adil, mudah diakses, dan menguntungkan.
Baca juga: Di Hari Jadi ke-80 Provinsi Jateng, Ahmad Luthfi Beberkan Capaian Positif Pembangunan
Rafi Putra Arriyan, Co-Founder dan Presiden Direktur Flip, menyampaikan bahwa Super Flip adalah wujud nyata dari misi mereka untuk menyediakan akses keuangan yang adil bagi semua orang.
“Super Flip adalah wujud nyata dari misi kami untuk menyediakan akses keuangan yang fair bagi semua orang. Melalui integrasi layanan tabungan syariah ke dalam aplikasi Flip yang telah digunakan oleh lebih dari 15 juta pengguna, Flip dan Bank Aladin Syariah turut membuka jalan bagi perluasan akses perbankan syariah secara aman, mudah, dan menguntungkan. Salah satu bentuk konkret dari misi ini adalah hadirnya tabungan syariah dengan imbal hasil tertinggi yang dijamin oleh LPS,” jelas Rafi.
Sementara, Koko Tjatur Rachmadi selaku Presiden Direktur Bank Aladin Syariah, mengaku sangat bangga akan peluncuran Super Flip.
Sebab dengan adanya Super Flip, kini ada bukti nyata pendekatan Banking-as-a-Service (BaaS) dapat membuka akses layanan keuangan syariah yang lebih luas melalui integrasi langsung di aplikasi mitra.
Baca juga: Inflasi dan Daya Beli Masyarakat: Bagaimana Dampaknya ke Bisnis Lokal?
“Peluncuran Super Flip menjadi bukti nyata bagaimana pendekatan Banking-as-a-Service (BaaS) dapat membuka akses layanan keuangan syariah yang lebih luas melalui integrasi langsung di aplikasi mitra. Sebagai bank digital yang berkomitmen pada prinsip syariah, kami percaya bahwa embedded finance seperti ini adalah masa depan perbankan syariah — menghadirkan layanan yang relevan, aman, dan mudah dijangkau," ucap Koko.
"Bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-80, inisiatif ini juga menjadi refleksi semangat kemandirian dan kolaborasi untuk mendorong kemajuan ekonomi digital tanah air. Ini adalah wujud visi kami untuk menjadi bank syariah digital yang mendorong kesejahteraan rakyat dan tumbuh secara dinamis serta menyongsong Indonesia maju,” lanjutnya.
Adapun keunggulan utama Super Flip antara lain:
- Imbal hasil kompetitif setara 3,75% per tahun dan dijamin LPS
- Produk sepenuhnya berbasis prinsip syariah
- Bebas biaya transfer antar bank hingga 100 kali per bulan
- Tanpa batasan nominal transfer harian
Indonesia, sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, memiliki potensi luar biasa dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Meskipun tingkat inklusi keuangan nasional terus meningkat, inklusi keuangan syariah masih berada di angka 13,41% menunjukkan adanya potensi besar yang belum tergarap optimal.
Menurut data OJK, total aset industri keuangan syariah Indonesia pada tahun 2023 (tidak termasuk kapitalisasi saham syariah) mencapai Rp2.582,25 triliun, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 9,04% (yoy).
Selain itu, laporan Islamic Finance Development Indicator 2023 menempatkan Indonesia pada peringkat ke-3 dunia, mencerminkan daya saing tinggi sektor ini di tingkat global.
Fakta ini mengindikasikan adanya peluang besar untuk ekspansi, literasi, dan edukasi yang lebih masif dalam mendorong pertumbuhan sektor keuangan syariah secara berkelanjutan.
Peluncuran Super Flip sejalan dengan agenda transformasi digital nasional serta mendukung target pemerintah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, khususnya yang berbasis syariah.
“Kami berharap dengan menggabungkan teknologi Flip dan keahlian perbankan syariah dari Bank Aladin, kami bisa memberikan pilihan ke masyarakat Indonesia untuk menggunakan layanan finansial yang tidak hanya berbasis syariah namun juga mudah, menguntungkan, dan dapat diandalkan. Flip akan terus menghadirkan lebih banyak solusi yang memperluas inklusi dan membangun ekosistem keuangan digital yang lebih fair,” tutup Rafi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan