Ilustrasi Cara Merawat Uang Rupiah yang Benar. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Lolos dari jeratan hutang memang rasanya seperti baru menghirup napas lega setelah sekian lama tertekan cicilan. Tagihan kartu kredit akhirnya lunas, pinjaman pribadi beres, atau cicilan yang selama ini bikin gaji numpang lewat kini resmi selesai.
Tapi tunggu dulu, euforia bebas utang sering bikin banyak orang justru salah langkah. Merasa punya “uang lebih”, tak sedikit orang langsung kalap belanja, upgrade gaya hidup, sampai membeli barang yang sebenarnya belum terlalu dibutuhkan.
Ujung-ujungnya? Keuangan balik berantakan dan utang baru muncul lagi. Padahal, fase setelah melunasi hutang justru jadi momen penting untuk membangun kondisi finansial yang lebih sehat dan stabil.
Lalu, uang yang sebelumnya dipakai buat bayar cicilan sebaiknya dialihkan ke mana?
Baca juga: Sering Abaikan Hal Ini? Jangan Kaget Kalau Uang Kamu Selalu Habis Sebelum Akhir Bulan!
Banyak orang memilih menyimpan uang di rekening tabungan biasa karena terasa paling praktis. Sayangnya, bunga yang ditawarkan umumnya sangat kecil, bahkan nyaris tidak terasa.
Kalau hanya didiamkan di rekening biasa, uang memang tetap aman, tapi pertumbuhannya cenderung lambat.
Karena itu, kamu bisa mempertimbangkan rekening tabungan dengan bunga lebih tinggi atau produk simpanan yang menawarkan keuntungan lebih baik tanpa risiko besar.
Keunggulannya antara lain:
Pilihan ini pas buat kamu yang belum siap masuk ke dunia investasi yang lebih kompleks.
Kalau selama ini fokusmu hanya melunasi hutang, bisa jadi kamu belum punya dana cadangan yang cukup. Ini saatnya membangun dana darurat agar kamu tidak panik saat kondisi tak terduga datang, seperti:
Idealnya, siapkan dana darurat sebesar tiga sampai enam kali pengeluaran bulanan. Dengan begitu, kamu tidak perlu lagi bergantung pada kartu kredit atau pinjaman saat situasi darurat terjadi.
Ilustrasi investasi dengan uang 10 juta. (Eliani Kusnedi)
Setelah tabungan dan dana darurat mulai aman, kamu bisa mencoba menempatkan uang di instrumen investasi. Mulai dari deposito, emas, reksa dana, hingga saham bisa jadi pilihan tergantung tujuan keuangan dan toleransi risiko masing-masing.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Consolidatedcreditcanada.ca