Ilustrasi Bahas Finansial Sebelum Menikah. (Eliani Kusnedi)
INDOZONE.ID - Kesalahan finansial sebelum nikah itu nyata, dan banyak orang baru sadar setelah semuanya terjadi.
Padahal, ini bisa jadi bom waktu jika dibiarkan. Bukan hanya membuat ribet, tapi juga bisa menghancurkan stabilitas keuangan yang sudah kamu bangun lama.
Baca juga: Perbedaan Passive Income dan Active Income, Mana yang Kamu Butuhkan?
Nah, ini dia tiga kesalahan finansial sebelum menikah yang wajib kamu hindari.
1. Nggak Punya Perjanjian Pra-Nikah (Prenup)
Banyak orang masih merasa prenup itu tabu, karena terkesan nggak percaya dengan pasangan atau sudah mikir soal cerai duluan.
Padahal faktanya tanpa prenup, secara hukum di Indonesia, semua aset yang didapat setelah menikah akan jadi harta bersama. Jadi bisnis, investasi, bahkan aset yang kamu bangun sendiri bisa ikut terkena dampaknya.
Prenup bukan soal curiga, tapi soal proteksi dan perencanaan. Ini langkah preventif agar keuangan tetap jelas dan aman.
Baca juga: Keuangan Menipis Setelah Mudik? Ini Cara Mengatasinya agar Cepat Pulih
2. Skip Diskusi Soal Sistem Keuangan Rumah Tangga
Ini salah satu yang paling sering kejadian, karena banyak pasangan nggak pernah ngobrol soal siapa yang bayar kebutuhan bulanan, mau pakai rekening gabungan atau pisah, hingga bagaimana pembagian kontribusi kalau penghasilan beda jauh.
Masalah finansial dalam pernikahan biasanya bukan soal jumlah uangnya, tapi soal ekspektasi yang nggak pernah dibahas. Misalnya, satu pihak berpikir semua biaya ditanggung pasangan, sementara yang lain berharap dibagi.
3. Nggak Punya Dana Darurat
Banyak pasangan fokus nabung untuk persiapan nikah seperti sewa gedung, catering, baju pengantin, hingga honeymoon.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Blu By BCA