INDOZONE.ID - Arisan sering dianggap sekadar kumpul uang, lalu menunggu giliran hingga dapat undian. Padahal, di balik kegiatan yang terlihat santai itu ada komitmen, aturan, dan rasa saling percaya antaranggota yang harus tumbuh bersama.
Bahkan, banyak orang tertarik ikut karena ingin menabung dengan cara yang terasa lebih ringan sekaligus tetap bisa bersosialisasi.
Nah, supaya nggak asal ikut, yuk kenali dulu tujuan, risiko, dan jenis-jenis arisan, sebelum kamu memutuskan bergabung.
Secara sederhana, arisan adalah kegiatan mengumpulkan uang atau barang dengan nominal yang sama dari beberapa orang, lalu dibagikan secara bergiliran lewat undian.
Kegiatan ini berlangsung sampai semua anggota mendapat bagian sesuai kesepakatan.
Biasanya, arisan dilakukan oleh kelompok kecil seperti keluarga, teman, rekan kerja, atau tetangga, yang sepakat untuk menyetor sejumlah uang dalam periode tertentu.
Hadiah umumnya berupa uang, tapi bisa juga dalam bentuk barang sesuai aturan yang disepakati bersama.
Arisan punya banyak tunjuan, bukan cuma soal uang, tapi juga soal kebersamaan.
Dari sisi keuangan, arisan membantu peserta lebih disiplin menyisihkan uang secara rutin.
Tanpa terasa, ini bisa jadi tabungan bersama atau dana yang bisa dipakai untuk kebutuhan mendesak maupun modal kecil usaha.
Baca juga: 7 Cara Menabung saat Pacaran biar Pernikahan Impian Nggak Cuma Wacana!
Dari sisi sosial, arisan mempererat hubungan antaranggota, karena ada rasa saling percaya satu sama lain dan semua punya komitmen yang sama.
Contohnya, jika salah satu anggota mendapat giliran, yang lain pastinya ikut berkontribusi dan mendukung.
Selain itu, arisan juga jadi momen untuk berkumpul dan berbagi cerita. Pertemuan rutin inilah yang membuat hubungan terasa lebih hangat dan penuh kebersamaan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Sahabat Pengadaian