Selasa, 23 JUNI 2026 • 16:20 WIB

Apa Fungsi COGS dalam Laporan Keuangan Bisnis? Simak Penjelasannya

Author

Ilustrasi COGS dalam Laporan Keuangan Bisnis. (Freepik)

INDOZONE.ID - Dalam dunia bisnis, perusahaan perlu memahami berapa biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan atau memperoleh produk yang dijual dengan menghitung COGS.

COGS merupakan salah satu komponen utama dalam laporan keuangan karena membantu bisnis menghitung laba secara lebih akurat. Dengan memahami COGS, perusahaan dapat menentukan harga jual yang tepat sekaligus mengontrol biaya produksi agar tetap efisien.

Baca juga: Era Belanja Tanpa Tunai, Transaksi Digital Jadi Andalan di Jakarta Fair Kemayoran 2026

Apa Itu COGS?

COGS adalah singkatan dari Cost of Goods Sold atau yang lebih dikenal sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP).

Istilah ini merujuk pada seluruh biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang yang kemudian dijual kepada pelanggan.

Misalnya pada bisnis kuliner, COGS dapat mencakup bahan baku makanan, kemasan, hingga tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proses produksi.

Baca juga: Menaker: Generasi Masa Depan Harus Siap Hadapi Transformasi Digital dan Dunia Kerja yang Diubah AI

Komponen yang Termasuk dalam COGS

1. Bahan Baku

Bahan baku merupakan material utama yang digunakan untuk menghasilkan produk, seperti tepung pada bisnis roti, kain pada industri pakaian, atau kayu pada industri furnitur.

2. Tenaga Kerja Langsung

Biaya ini mencakup gaji pekerja yang terlibat langsung dalam pembuatan produk, seperti koki, penjahit, operator mesin, atau pekerja produksi lainnya.

Baca juga: Mau Mulai Bisnis Online? Ini 7 Langkah Praktis Memilih Produk yang Tepat dan Pasti Laku di Pasaran

3. Overhead Produksi

Overhead produksi adalah biaya pendukung yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung, seperti listrik pabrik, biaya perawatan mesin, dan penyusutan peralatan produksi.

4. Biaya Pembelian Barang Dagang

Pada bisnis ritel atau perdagangan, harga pembelian barang dari pemasok juga masuk dalam perhitungan COGS ketika barang tersebut berhasil dijual.

5. Biaya Pengiriman Bahan ke Gudang

Biaya pengiriman bahan baku dari pemasok menuju gudang atau lokasi produksi juga dapat dimasukkan sebagai bagian dari biaya persediaan.

Baca juga: Transformasi Digital Dorong Efisiensi Operasional Bisnis F&B

Cara Menghitung COGS

Untuk menghitung COGS, perusahaan perlu mengumpulkan data terkait persediaan dan pembelian barang selama periode tertentu.

Langkah-langkahnya meliputi:

  • Menentukan persediaan awal
  • Menghitung pembelian selama periode berjalan
  • Menentukan persediaan akhir
  • Menggunakan rumus COGS

Rumus COGS

Setelah seluruh data tersedia, perhitungan dapat dilakukan menggunakan rumus:

HPP (COGS) = Persediaan Awal + Pembelian Bersih – Persediaan Akhir

Selain itu, terdapat beberapa rumus lain yang sering digunakan dalam laporan keuangan seperti:

  • Penjualan Bersih = Penjualan Kotor – Retur Penjualan – Potongan Penjualan
  • Pembelian Bersih = Pembelian + Biaya Angkut – Retur Pembelian – Potongan Pembelian
  • Laba Kotor = Penjualan Bersih – HPP
  • Laba Bersih Sebelum Pajak = Laba Kotor – Total Biaya Operasional

Baca juga: Daftar Dokumen dan Izin yang Dibutuhkan untuk Usaha Jasa Boga, Apa Saja?

Memahami COGS bukan hanya penting bagi perusahaan besar, tetapi juga bagi pelaku UMKM dan bisnis yang sedang berkembang. Dengan perhitungan yang tepat, bisnis dapat mengelola keuangan dengan lebih baik, menjaga profitabilitas, serta menyusun strategi harga yang lebih efektif di tengah persaingan pasar.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Pegadaian.co.id

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU