Ilustrasi COGS dalam Laporan Keuangan Bisnis. (Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam dunia bisnis, perusahaan perlu memahami berapa biaya yang dikeluarkan untuk menghasilkan atau memperoleh produk yang dijual dengan menghitung COGS.
COGS merupakan salah satu komponen utama dalam laporan keuangan karena membantu bisnis menghitung laba secara lebih akurat. Dengan memahami COGS, perusahaan dapat menentukan harga jual yang tepat sekaligus mengontrol biaya produksi agar tetap efisien.
Baca juga: Era Belanja Tanpa Tunai, Transaksi Digital Jadi Andalan di Jakarta Fair Kemayoran 2026
COGS adalah singkatan dari Cost of Goods Sold atau yang lebih dikenal sebagai Harga Pokok Penjualan (HPP).
Istilah ini merujuk pada seluruh biaya langsung yang dikeluarkan untuk memproduksi atau memperoleh barang yang kemudian dijual kepada pelanggan.
Misalnya pada bisnis kuliner, COGS dapat mencakup bahan baku makanan, kemasan, hingga tenaga kerja yang terlibat langsung dalam proses produksi.
Baca juga: Menaker: Generasi Masa Depan Harus Siap Hadapi Transformasi Digital dan Dunia Kerja yang Diubah AI
Bahan baku merupakan material utama yang digunakan untuk menghasilkan produk, seperti tepung pada bisnis roti, kain pada industri pakaian, atau kayu pada industri furnitur.
Biaya ini mencakup gaji pekerja yang terlibat langsung dalam pembuatan produk, seperti koki, penjahit, operator mesin, atau pekerja produksi lainnya.
Baca juga: Mau Mulai Bisnis Online? Ini 7 Langkah Praktis Memilih Produk yang Tepat dan Pasti Laku di Pasaran
Overhead produksi adalah biaya pendukung yang dibutuhkan selama proses produksi berlangsung, seperti listrik pabrik, biaya perawatan mesin, dan penyusutan peralatan produksi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Pegadaian.co.id