Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 16:40 WIB

Presiden Prabowo Dorong Garuda Indonesia Tumbuh Lebih Besar dan Mendunia

Author

Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan saat Taklimat Awal Tahun pada retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat dan membesarkan Garuda Indonesia, agar mampu bersaing di tingkat global sebagai maskapai nasional kebanggaan Indonesia.

Hal itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, usai pertemuan Presiden dengan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Glenny H. Kairupan di Istana Negara, Jakarta.

Menurut Teddy, Presiden menaruh perhatian serius terhadap pengembangan Garuda Indonesia sebagai bagian dari penguatan sektor penerbangan nasional.

“Kita ingin Garuda semakin besar dan tidak kalah bersaing dengan maskapai lain,” ujar Teddy kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, dikutip Selasa (3/2/2026).

Baca juga: Soal Merger dengan Pelita, Direktur Garuda Indonesia: Sepenuhnya Wewenang Pemegang Saham

Ia menambahkan, Kepala Negara memiliki visi agar Garuda Indonesia semakin dikenal secara internasional dan mampu tampil sebagai maskapai global yang merepresentasikan Indonesia.

“Garuda adalah maskapai nasional kebanggaan kita. Presiden bertekad menjadikannya lebih besar dan mendunia,” katanya.

Bahas Industri Penerbangan dan Teknologi Global

Sebelum pertemuan tersebut, Presiden Prabowo juga menggelar diskusi dengan CEO Embraer Commercial Aviation Arjan Meijer, Dirut Garuda Indonesia, Dirut PT Pindad Sigit Puji Santosa, serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Embraer merupakan produsen pesawat asal Brasil yang dikenal sebagai salah satu perusahaan kedirgantaraan terbesar di dunia, memproduksi pesawat komersial hingga pesawat militer.

Sekretariat Presiden menjelaskan, pertemuan di Istana Merdeka itu membahas perkembangan industri penerbangan global, termasuk ekosistem aviasi nasional serta adopsi teknologi terbaru di bidang pesawat udara.

Baca juga: Garuda Indonesia Dapat Dana Tambahan Rp6,6 Triliun dari Danantara, Siap Terbang Lebih Tinggi?

Dalam kesempatan tersebut, Presiden memberikan arahan agar Indonesia, termasuk maskapai nasional, mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi penerbangan dunia.

Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menuturkan pembahasan bersama Presiden lebih berfokus pada perkembangan teknologi penerbangan modern dan bagaimana industri dalam negeri dapat ikut terlibat.

“Yang dibahas soal Garuda dan pesawat-pesawat berteknologi maju. Bagaimana kita bisa ikut dalam perkembangan teknologi tersebut,” ujar Glenny.

Meski demikian, ia menegaskan belum ada keputusan ataupun rencana pembelian pesawat baru, termasuk dari Embraer. Pertemuan tersebut, katanya, masih sebatas diskusi strategis mengenai arah perkembangan teknologi di sektor penerbangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU