Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 08:00 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional, JGB Berpotensi Buka 150 Ribu Lapangan Kerja

Author

JGB juga menggelar seremoni pembukaan perusahaan baru bernama PT. Nusantara Kencana Prestige. (Handout)

INDOZONE.ID - Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah sedang gencar membuka keran investasi pihak luar untuk membuka bisnis di Indonesia. Sejalan dengan wacana tersebut, PT Jasa Global Binakarya (JGB) terus berupaya untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pertumbuhan perekonomian di Indonesia.

Sudah enam tahun berdiri sejak tahun 2019, JGB sebagai perusahaan konsultan investasi sudah memiliki 12 pabrik padat karya baik yang sudah beroperasi maupun yang masih dalam proses pengembangan. Andy Liu, Presiden Direktur PT. Jasa Global Binakarya Andy Liu mengatakan, dari 12 pabrik yang ada, berpotensi untuk menyerap sekitar 150.000 lapangan pekerjaan. 

"Semuanya 12 proyek. Ada sebagian satu pabrik udah ada 10.000 (karyawan). Jadi ada mungkin nantinya ke depannya 2-3 tahun ada yang 15.000, ada yang 25.000, bermacam-macam. Ya it depends skalanya. Tapi dari pengalaman saya, dari 12 proyek ini sekitar 150.000 karyawan. Bayangkan aja 150.000 karyawan, itu bisa menampung atau mencegah pengangguran itu," ungkap Andy Liu saat meresmikan kantor barunya di kawasan Alam Sutera, Tangerang Selatan, Sabtu (6/12/2025).

Baca juga: Dari Lapangan Futsal hingga Prospek Karier, PNM Bekali Pelajar SMK untuk Piawai di Dalam dan di Luar Lapangan

Lebih lanjut, Andy Liu bersyukur lantaran saat ini memiliki kantor yang lokasinya lebih strategis. Jika awalnya PT Jasa Global Binakarya berkantor di kawasan Jakarta Barat, kantor barunya yang berlokasi di Prominence Office Tower Lt. 27 Unit B & C, Alam Sutera, Tangerang dipercaya akan lebih memudahkan untuk menarik investor datang dan berinvestasi di berbagai sektor. 

"Di sini lokasinya lebih strategis. Artinya dari Airport ke sini cuma 25 menit. Kenapa saya bilang lebih strategis? Karena investor semua dari luar. Jadi mereka waktu tiba di Jakarta, saya langsung bawa ke sini. Jadi tinggal satu malam atau dua malam di daerah sini, meeting segala macam, besok harinya kita langsung naik tol, langsung ke Jawa Tengah atau ke Jawa Timur," tuturnya. 

Bersamaan dengan peresmian kantor barunya, JGB juga menggelar seremoni pembukaan perusahaan baru bernama PT. Nusantara Kencana Prestige. Perusahaan tersebut bergerak di sektor usaha pengembangan rumah rakyat bersubsidi inovatif dan rumah non-dinas  anggota tentara serta Polri. 

Presiden Direktur PT. Nusantara Kencana Prestige, Sutrisno mengatakan kebutuhan rumah dari program pemerintah cukup besar. Itu sebab, pihaknya menilai ada potensi besar untuk berkecimpung di dalamnya. Apalagi, pihaknya memiliki inovasi yang dianggap bisa mempersingkat waktu dan mengurangi biaya pembangunan rumah dengan konsep yang diadaptasi dari apa yang sedang menjadi tren properti di luar negeri. 

Baca juga: Buka Lapangan Kerja Baru di Jateng, Sido Muncul Dorong EBT dari Eceng Gondok

"Kita melihat kebutuhan rumah dari program pemerintah juga akan besar sekali, 3 juta ya. Ditambah kita mendapatkan sumber bahan baru, material baru yang mungkin belum terlalu umum digunakan di Indonesia tapi ini akan cocok digunakan di Indonesia. Kenapa? Karena ini yang kita sebut bahan-bahan bangunan untuk rumah modular."

"Rumah modular artinya rumah yang tadinya mungkin bisa dikerjakan dalam waktu 3 sampai 4 bulan, ini mungkin dalam waktu seminggu sampai 10 hari sudah selesai. Karena rumahnya sudah dipersiapkan pemotongannya dan lain-lainnya inggal pasang aja. Dan mudah untuk dibawa-bawa," ujar Sutrisno.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Press Release

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU