Jumat, 05 DESEMBER 2025 • 18:50 WIB

Melihat Lebih Dekat Kontribusi Pengembang dalam Membentuk Lanskap Hunian Indonesia

Author

Industri properti Indonesia kembali menampilkan deretan prestasi. (Istimewa)

INDOZONE.ID - Industri properti Indonesia kembali menampilkan deretan prestasi yang mencerminkan meningkatnya standar kualitas, inovasi desain, dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan di berbagai wilayah. 

Tahun ini, sebanyak 60 penghargaan diberikan kepada perusahaan, kolaborasi usaha, serta sosok-sosok yang berpengaruh dalam mendorong perkembangan sektor tersebut, menunjukkan betapa dinamis dan kompetitifnya lanskap properti di tanah air.

Summarecon Group tahun ini mencatat pencapaian penting dengan memperoleh penghargaan Best Developer untuk pertama kalinya. 

Baca juga: Konsisten Terapkan Tata Kelola Baik, PNM Kembali Raih Predikat Tertinggi dalam CGPI Award 2025

Pengakuan tersebut turut didukung oleh apresiasi terhadap sejumlah kawasan pengembangannya, seperti Summarecon Bandung, Summarecon Bogor, dan Summarecon Serpong. Beberapa proyek hunian dan komersial di dalamnya, termasuk Ardea di Summarecon Serpong dan Xandari di Summarecon Bandung, juga mendapat penilaian tinggi dalam aspek pengembangan maupun desain.

Dalam penghormatan yang mengharukan, Life Achievement Award perdana diberikan kepada Soetjipto Nagaria, pendiri Summarecon Group.

Penghargaan ini mengakui warisan panjangnya dalam menciptakan komunitas live-work-play yang telah mendesentralisasi kota-kota di Indonesia dan menampung generasi demi generasi pencari properti.

PT Pakuwon Jati Tbk meraih kemenangan ganda sebagai Best Mixed Use Developer dan Best Hospitality Developer, dengan anak perusahaannya, PT Grama Pramesi Siddhi, memenangkan penghargaan untuk Pakuwon Residences Bekasi dan Pakuwon Mall Bekasi Superblock.

Paramount Land memperoleh pengakuan sebagai pengembang township terbaik, dengan Matera Signature menjadi salah satu proyek yang turut menguatkan penilaian tersebut.

Sementara itu, PT Belaputera Intiland menerima apresiasi dalam kategori keberlanjutan berkat keberhasilan pengembangan kawasan Kota Baru Parahyangan.

PT Putragaya Wahana juga mendapat penghargaan di bidang pengembangan komersial, dan presiden direkturnya, Alvin Gozali, turut mendapat kehormatan sebagai tokoh industri properti tahun ini.

Kepemimpinan Gozali menjadi kunci kesuksesan perusahaan yang memenangkan penghargaan, dipacu oleh kompleks unggulan Thamrin Nine beserta komponen terkenalnya: Agora dan Luminary Tower.

Untuk pertama kalinya, William Liusudarso dari Easton Urban Kapital mendapat perhatian melalui kategori Rising Star, seiring dengan sejumlah proyek townhouse perusahaannya yang diakui dalam penilaian tahun ini.

Sinar Mas Land juga muncul sebagai salah satu peserta dengan portofolio proyek yang cukup luas, meliputi kawasan BSD City dan Grand Wisata, serta beberapa pengembangan hunian baru seperti Giva di The Kaia, Yara di The Kaia, dan The Armont Residences.

ASRI, anak perusahaan Agung Sedayu Group, juga meraih berbagai penghargaan untuk proyek 25hours Hotel The Oddbird Jakarta dan K Mall di Menara Jakarta.

Edisi ke-11 PropertyGuru Indonesia Property Awards menampilkan gambaran luas mengenai perkembangan pasar properti di Indonesia, termasuk upaya menghadirkan pilihan hunian yang lebih terjangkau. 

Beberapa peserta seperti Masgroup, PT Daun Karya Propertindo, dan PT Harmony Land Group mendapat sorotan atas kontribusi mereka dalam pengembangan perumahan dengan biaya yang lebih dapat dijangkau.

Program ini turut menyoroti sejumlah proyek yang dinilai memiliki kepentingan publik dan nilai strategis, seperti pengembangan infrastruktur JPM Dukuh Atas oleh KSO WBVF – PT Integrasi Transit Jakarta serta kawasan industri Industropolis Batang SEZ yang dikelola PT Kawasan Industri Terpadu Batang.

Pada saat yang sama, PropertyGuru Indonesia Property Awards 2025 juga mencatat keterlibatan berbagai pengembang lain, termasuk Breig Property, Genting Simon Group, Mandiri Land, Prime Land, PT Infiniti Triniti Jaya, Sewu Development, dan Triniti Land, yang proyek-proyeknya masuk dalam daftar apresiasi tahun ini.

Jules Kay, General Manager PropertyGuru Asia Property Awards and Events, mengatakan, "Perusahaan dan usaha patungan teladan ini menghadirkan apa yang dicari konsumen, agen, dan investor, mulai dari rumah terjangkau hingga hunian kelas menengah dan ultra-mewah. Dari gedung pencakar langit kelas dunia hingga township luas dan resor pulau yang privat, keberagaman proyek Winner tahun ini seluas dan seberagam nusantara itu sendiri. Bersama dengan infrastruktur inovatif bernilai tambah di negara ini, keberhasilan tersebut membangun pondasi kokoh bagi generasi pemimpin properti berikutnya.”

Baca juga: Industri Cat Indonesia Makin Melaju, PCS 2025 Jadi Magnet Inovasi dan Investasi

Wahyu Wibowo, CPA, partner di HLB Hadori Sugiarto Adi & Rekan – HLB Indonesia, mengawasi proses seleksi, menjaga reputasi program ini dalam hal keadilan dan transparansi.

Seri PropertyGuru Asia Property Awards merayakan edisi ke-20 pada tahun 2025. Berawal dari Thailand, seri ini telah berkembang selama beberapa dekade ke Indonesia, Australia, Timur Tengah, Tiongkok Daratan, Hong Kong, Makau, Jepang, Sri Lanka, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Vietnam.

Para Winner PropertyGuru Indonesia Property Awards akan maju untuk bersaing memperebutkan gelar Best in Asia pada PropertyGuru Asia Property Awards Grand Final di Bangkok, Thailand, pada 12 Desember 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU