Minggu, 12 OKTOBER 2025 • 06:45 WIB

BPKP Soroti Pengawasan Makan Bergizi Gratis dari Hulu ke Hilir Usai Geger Kasus Keracunan

Author

Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Susilo Widhyantoro. (Antara)

INDOZONE.ID - Deputi Bidang Pengawasan Instansi Pemerintah Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pangan BPKP Susilo Widhyantoro menyatakan bahwa pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tahap awal hingga tahap akhir.

"Pengawasan program MBG harus dimulai dari hulu ke hilir, mulai dari struktur organisasi, penetapan yayasan pelaksana, hingga ke distribusi di lapangan. Ini bukan sekadar bantuan makanan, tetapi bagian dari ketahanan pangan nasional," ucapnya dalam kegiatan Diseminasi Panduan Pengawasan Program MBG dalam keterangan resmi di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Kamis.

Dalam kesempatan tersebut, dia menegaskan pentingnya pengawasan yang efektif sejak awal tahun terhadap program MBG, mengingat program ini merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan saat ini.

Baca juga: Gantikan Kursi Purbaya Sadewa, Anggito Abimanyu Kini Jadi Bos LPS, Begini Misinya

Susilo menekankan beberapa tantangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dalam administrasi, pelaksanaan, dan pelaporan, serta masalah tata kelola seperti akuntabilitas keuangan dan pengadaan bahan makanan.

Karena itu, menurut dia, pengawasan akan dilakukan terhadap empat area utama yang menjadi fokus hasil audit, yakni SDM, tata kelola, target pencapaian, serta pelaksanaan operasional distribusi.

Selain itu, dia mengungkapkan bahwa hasil pengawasan per September 2025 menunjukkan bahwa dari target 82,9 juta penerima manfaat, baru sekitar 30 persen yang telah menerima manfaat program. 

Oleh karena itu, perlu dilakukan percepatan dalam pendistribusian, penataan regulasi, dan peningkatan SDM, termasuk melalui pelatihan dan penyediaan sarana prasarana standar.

"Adanya kasus keracunan yang sempat terjadi menjadi pemicu meningkatnya perhatian publik terhadap program ini, maka pengawasan harus dilakukan lebih masif dan menyeluruh untuk menjamin keamanan dan kualitas layanan," ujarnya.

Baca juga: Kasin dan BGN Perkuat Kolaborasi untuk Jaga Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Sebagai tambahan, Ketua Panitia Diseminasi Panduan Pengawasan Program MBG Pujito Kusworo melaporkan kegiatan ini merupakan bagian dari Agenda Prioritas Pengawasan (APP) 2025.

Kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh Tim Pengawasan MBG, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menegakkan akuntabilitas pelaksanaan program.

Pujito mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, termasuk para deputi, narasumber, peserta, dan panitia. Ia berharap bahwa kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung penguatan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan membantu menciptakan SDM Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: ANTARA

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU