CEO Dibimbing Ungkap Pentingnya Skill Relevan untuk Cari Kerja di Event Indonesia Punya Kamu 2025
INDOZONE.ID - Acara Indonesia Punya Kamu (IPK) 2025 yang digelar di Graha Widya Wisuda, Institut Pertanian Bogor (IPB University) pada Selasa (26/8/2025), berhasil menarik perhatian ribuan mahasiswa.
Mengusung tema "Farm the Future: Anak Muda Saatnya Bawa Pertanian ke Next Level," acara ini bukan hanya menjadi ajang diskusi, melainkan sebuah gerakan yang menggugah kesadaran generasi muda akan peran penting mereka dalam pembangunan bangsa.
IPK 2025 dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan dan motivasi, dengan menghadirkan tokoh nasional, praktisi, hingga para CEO startup teknologi, salah satunya CEO platform pendidikan dan pelatihan Dibimbing, Zaky Muhammad.
Dalam sesi "Masa Depanmu Penting", Zaky mengungkapkan bagaimana perusahaannya fokus membantu generasi muda memperoleh pekerjaan yang lebih baik dengan membekali mereka skill yang relevan dan langsung terhubung ke dunia industri.
“Kami punya misi yang sangat jelas, membantu orang mendapatkan pekerjaan yang lebih baik,” ujar Zaky Muhammad.
Baca juga: Bukan Acara Biasa, Indonesia Punya Kamu 2025 di IPB Ajak Pemuda untuk Jadi Agen Perubahan
Program unggulan Dibimbing meliputi pelatihan intensif selama lima bulan di bidang digital marketing dan data science yang dikemas secara komprehensif dan relevan dengan kebutuhan pasar kerja saat ini.
Tidak hanya berhenti di pelatihan, Dibimbing juga memiliki jaringan kuat dengan sekitar 800 perusahaan di Asia Tenggara sebagai mitra rekrutmen, yang siap menyerap lulusan program mereka. Sejauh ini, sekitar 5.000 siswa telah berhasil mendapatkan pekerjaan melalui program ini.
Pengalaman pribadi Zaky menjadi inspirasi kuat di balik pendirian Dibimbing.
"Saat kuliah, saya tinggal bersama sepuluh teman. Salah satu teman saya lulusan perguruan tinggi, tapi sulit mendapat pekerjaan selama hampir setahun. Bukan karena dia tidak pintar, tapi skill-nya tidak sesuai dengan kebutuhan industri,” kenangnya.
Dari situ, Zaky mulai mengajarinya digital marketing selama dua bulan, dan akhirnya temannya itu berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan besar Indonesia.
Cerita ini mencerminkan tantangan yang dihadapi banyak lulusan muda di Indonesia, terutama mereka yang berasal dari latar belakang yang kurang mendukung.
"Kalau lulusan yang dari tempat saya saja kesulitan, bagaimana dengan yang lain? Karena itu kami hadir untuk mengisi gap tersebut,” tambah Zaky.
Selain membekali talenta, Zaky juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menciptakan lapangan kerja dan membangun bisnis yang berkelanjutan.
Ia mengangkat konsep FIRE (Financial Independence, Retirement, Early) yang sedang viral di kalangan milenial dan gen Z, yakni mencapai kebebasan finansial di usia muda.
Namun, Zaky menyoroti bahwa banyak yang justru memilih investasi pasif seperti kripto dan saham, tanpa menciptakan dampak sosial yang berarti.
"Pertumbuhan ekonomi sejatinya bergantung pada penciptaan lapangan kerja. Jadi, selain membantu orang dapat pekerjaan, kami juga ingin mendorong mereka untuk menciptakan perusahaan,” jelasnya.
Baca juga: Suasana Event 'Indonesia Punya Kamu', Graha Widya Wisuda Penuh Semangat Anak Muda
Zaky mengungkapkan filosofi bisnisnya yang berakar pada solusi masalah nyata.
“Kalau diberi pilihan antara jualan vitamin dan obat, saya pilih jualan obat. Karena produk yang benar-benar menyelesaikan masalah, itulah yang dibutuhkan pelanggan dan tidak bisa dihindari,” ujarnya.
Dalam menjalankan bisnis, Zaky mengaku pernah menghadapi masa stagnasi. Namun, ia belajar untuk fokus dan terus berinovasi dengan pendekatan yang spesifik dan terukur.
"Kunci utamanya adalah fokus pada nilai yang kita ciptakan dan bagaimana kita menangkap nilai itu dari pasar," katanya.
Salah satu keunggulan Dibimbing adalah kemampuannya menjembatani dunia akademik dan industri.
Zaky menekankan pentingnya membangun kurikulum yang sesuai kebutuhan industri, bukan sekadar teori di kampus.
“Di Dibimbing, kami ajarkan skill yang sangat spesifik dan to the point, misalnya pemasaran lewat media sosial, agar lulusan mudah menunjukkan kompetensinya kepada perusahaan,” tuturnya.
Melalui inovasi dan dedikasi dalam membangun talenta yang unggul, Dibimbing berambisi menjadi motor penggerak perubahan di dunia pendidikan dan tenaga kerja Indonesia.
Dengan semangat tersebut, mereka terus berupaya memastikan setiap lulusan siap bersaing dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan Langsung