INDOZONE.ID - Kalau kamu pernah lihat proyek jalan tol, tambang nikel, atau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN), pasti nggak asing sama ekskavator, bulldozer, atau crane raksasa. Nah, semua itu masuk dalam kategori alat berat, alat-alat besar yang jadi “otot” pembangunan di Indonesia.
Tanpa alat berat, pembangunan bisa lambat, mahal, dan kurang efisien. Itulah kenapa industri ini punya peran penting banget dalam mendukung ekonomi nasional.
Gak cuma jual alat berat, SANY nyiptain tren masa depan di Indonesia. Dari transformasi listrik, smart manufacturing, sampai layanan purna jual yang gesit banget.
Gak heran sih, ekskavator mereka sekarang sering jadi pilihan utama di berbagai proyek besar. Performanya gak pernah diragukan dan sudah berhasil bangun banyak infrastruktur di Indonesia.
Dalam kurun 10 tahun, penjualan ekskavator SANY di Indonesia meningkat drastis: dari hanya 76 unit pada 2014, ke 3.674 unit pada 2023! Artinya, 1 dari 4 ekskavator baru di Indonesia adalah SANY.
Baca juga: MineXcellence 2025 Akselerasi Transformasi Industri Tambang Berkelanjutan
Mereka punya pabrik canggih di Karawang: tahap pertama menghasilkan 4.000 unit per tahun dan smart factory-nya jadi yang paling modern di luar Tiongkok!
Mereka baru aja buka warehouse seluas 1.500 m² untuk percepatan suku cadang di seluruh Indonesia. Buat kamu yang butuh spare part cepat.
Alat berat banyak digunakan di Indonesia buat berbagai kebutuhan. Warehouse baru seluas 1.500 meter persegi pun diresmikan buat memperkuat infrastruktur layanan purna jual.
“Kami ingin memastikan masyarakat mendapatkan dukungan cepat dan tepat, terutama terkait ketersediaan suku cadang,” ujar Presiden Direktur PT. Sany Makmur Perkasa Riyan Wiguna dalam sebuah wawancara.
Direktur Sales & Marketing Teguh Yuli Pitoyo menyebut, warehouse ini gak hanya menambah kapasitas penyimpanan, tapi mengoptimalkan kecepatan pengiriman.
“Kami bisa menjawab kebutuhan teknis pelanggan dalam waktu yang lebih singkat,” ujarnya.
Baca juga: OJK Dukung Tren Merger di Industri Multifinance untuk Perkuat Industri dan Perluas Akses Pembiayaan
Turnamen Golf: Lebih dari Sekadar Kompetisi
Turnamen golf kecil-kecilan banyak diadain buat sehat bareng-bareng. Terutama di dunia bisnis, karena buat bangun relasi dengan cara seru.
Dalam dunia bisnis, banyak pelaku industri yang memanjakan pelanggannya. Dari mulai makan bareng, ngajak olahraga atau acara gathering lainnya buat seru-seruan.
Cara ini dibuat untuk memperkuat sinergi antara pelaku industri dan relasinya jangka panjang. Mereka bisa berdialog sampai sehat bareng-bareng dalam suasana fun.
Turnamen golf gak cuma ajang unjuk kemampuan ayunan stik, tapi kalau kamu ikut turnamen bisa menyatukan berbagai nilai penting yang sering luput dilihat orang: mulai dari relasi, strategi, hingga kesehatan mental.
Di dunia profesional, turnamen golf jadi tempat ideal untuk menjalin koneksi secara natural. Suasana santai di tengah lapangan terbuka memudahkan percakapan mengalir, tanpa tekanan formalitas.
Selain itu, ikut turnamen juga bisa menjaga emosi dan strategi sepanjang permainan. Ini jadi latihan mental yang bagus, bukan hanya untuk atlet tapi juga bagi siapa pun yang terlibat dalam dunia kerja atau kepemimpinan.
SANY juga menggelar rangkaian kegiatan bertajuk Customer Week 2025, bertajuk SANY Golf Tournament 2025 di Damai Indah Golf PIK. Ajang ini menjadi ruang relasi yang lebih personal sekaligus sarana apresiasi kepada para mitra industri yang telah berkontribusi dalam ekosistemnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan