Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 19 MEI 2026 • 13:30 WIB

6 Penyebab Harga Properti Turun, Calon Pembeli Rumah Wajib Tahu!

6 Penyebab Harga Properti Turun, Calon Pembeli Rumah Wajib Tahu!Penyebab Harga Properti Turun (freepik)

INDOZONE.ID - Tahukah kamu, harga properti yang sering disebut selalu naik ternyata tetap bisa berubah dan mengalami penurunan nilai. 

Kondisi ini bisa terjadi karena berbagai faktor.

Bagi calon penjual rumah, situasi ini tentu bisa bikin bingung, apalagi jika sejak awal membeli properti dengan harapan mendapat keuntungan lebih besar.

Nah, agar nilai properti tetap aman dan tidak mudah turun, berikut beberapa penyebab harga properti turun yang perlu kamu pahami dan sebisa mungkin dihindari:

1.Pasokan Terlalu Banyak

Harga properti bisa turun ketika jumlah unit yang dijual jauh lebih banyak daripada pembeli yang benar-benar siap membeli.

Dalam kondisi seperti ini, developer atau pemilik lama biasanya mulai memberi diskon, bonus, atau negosiasi harga agar unitnya cepat terserap.

Bank Indonesia juga mencatat harga properti residensial primer pada  hanya tumbuh terbatas 0,84 persen secara tahunan, sementara penjualan rumah masih terkontraksi meski lebih dangkal dari kuartal sebelumnya.

Artinya, ketika pasar tidak sepanas ekspektasi, harga bisa lebih mudah ditekan karena pembeli punya posisi tawar yang lebih kuat.

2. Daya Beli Melemah

Turunnya harga properti juga bisa terjadi saat daya beli masyarakat tidak cukup kuat untuk mengejar harga rumah yang sudah terlalu tinggi.

kebutuhan harian naik, tabungan untuk DP rumah biasanya ikut tergerus, sehingga banyak orang menunda beli properti.

Bagi developer, kondisi ini membuat unit lebih lama terjual dan akhirnya mendorong strategi harga yang lebih realistis.

Jadi, harga turun bukan selalu karena propertinya buruk, tetapi karena pasar sedang tidak punya cukup tenaga untuk membeli di harga lama.

3. Suku Bunga KPR Tinggi Bikin Cicilan Terasa Berat

Banyak pembeli rumah bergantung pada KPR, sehingga perubahan suku bunga sangat berpengaruh pada minat beli.

Bank Indonesia mencatat KPR masih menjadi sumber pembiayaan utama pembelian rumah, dengan porsi 74,41 persen pada kuartal III 2025.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Investopedia

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

6 Penyebab Harga Properti Turun, Calon Pembeli Rumah Wajib Tahu!

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!