INDOZONE.ID - Bagi sebagian orang, upselling sering dianggap trik jualan yang bikin pelanggan risih. Padahal, kalau dilakukan dengan cara yang tepat, justru bisa meningkatkan pengalaman belanja jadi lebih menyenangkan.
Kuncinya bukan sekadar menawarkan lebih banyak produk, tapi bagaimana membuatnya terasa relevan dan natural.
Biar nggak terkesan maksa, ada beberapa teknik upselling yang bisa kamu terapkan dengan lebih halus berikut informasi lengkapnya.
Baca juga: Apa Itu Pembiayaan Modal Kerja? Ini Penjelasannya Lengkap dengan Cara Mendapatkannya
Upselling yang terasa natural selalu berawal dari pemahaman produk. Saat pelanggan membeli menu utama, kamu bisa menawarkan pelengkap yang memang cocok dan saling melengkapi.
Misalnya, latte dengan croissant atau muffin untuk teman sarapan. Kuncinya ada di cara menyampaikan.
Kamu bisa jelaskan manfaat atau sensasi dari produk tambahan secara ringan, seperti tekstur renyah atau aroma yang menggugah.
Dengan begitu, tawaran terasa membantu, bukan sekadar jualan tambahan.
Cerita bisa membuat produk terasa lebih hidup dan berkesan. Daripada sekadar menawarkan menu, coba sisipkan cerita singkat, misalnya tentang minuman edisi terbatas atau bahan pilihan yang digunakan.
Pendekatan ini membuat pelanggan merasa mendapatkan pengalaman, bukan hanya membeli produk.
Upselling pun jadi lebih halus karena fokusnya pada nilai dan cerita, bukan sekadar harga.
Pelanggan cenderung menolak jika merasa ditekan untuk membeli lebih.
Sebaliknya, berikan beberapa opsi yang relevan dan biarkan mereka memilih sesuai kebutuhan.
Misalnya, tawarkan ukuran lebih besar atau paket combo tanpa memaksa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Getrecharge.com