Ilustrasi bangun bisnis. (freepik)
INDOZONE.ID - Pasar digital kini bukan hanya soal siapa yang punya produk terbaik, tapi siapa yang paling memahami cara berbicara kepada audiensnya.
Di tengah kompetisi ketat, sebuah brand teh lokal berhasil membuktikan bahwa kombinasi visi, kreativitas, dan strategi digital bisa mengantarkan mereka menuju pengakuan nasional.
Sejalan dengan hal itu, Zando dan Kalon bekerja sama menunjukkan bagaimana pendekatan tersebut dapat saling melengkapi.
Strategi pemasaran digital yang inovatif bantu Kalon raih penghargaan Brand Choice Award 2025 untuk kategori teh diet.
Penghargaan bergengsi ini diumumkan pada Selasa, 4 November 2025, di Jakarta, sebagai bentuk pengakuan terhadap brand yang menjadi pilihan utama konsumen digital di platform marketplace.
Baca juga: Klarifikasi Bank CIMB Niaga Soal Penggunaan Lagu Eclat Story: Sudah Bayar Royalti ke WAMI
Penilaian didasarkan pada Brand Choice Index, yang mencakup brand awareness, brand choice, dan brand reviews & ratings.
Lahir dari semangat hidup sehat, Kalon menciptakan sebuah teh diet bersertifikasi BPOM dan telah teruji secara medis.
Teh ini dirancang untuk membantu meningkatkan metabolisme dan pembakaran lemak tanpa efek samping berbahaya.
Namun, kualitas produk yang baik saja tidak cukup untuk menembus pasar digital yang kompetitif.
Dengan kerja sama Zando, Kalon dapat memperkuat pemasaran digitalnya, mulai dari konten kreatif sampai pengelolaan marketplace, sejak 2024.
Pendekatan data-driven marketing ini membantu Kalon memperluas jangkauan audiens, meningkatkan konversi penjualan, serta memperkuat citra sebagai brand pelangsing terpercaya yang menjadi pilihan konsumen.
“Saya sebagai founder Zando sangat bangga terhadap Kalon karena telah memenangkan Brand Choice Award. Saya percaya bahwa kerja keras tidak akan mengkhianati hasil,” ujar Tommy Teja, Founder Zando Creative Agency, dalam keterangan resmi di Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan