Ilustrasi ide bisnis untuk anak muda atau remaja. (Freepik)
INDOZONE.ID - Dalam beberapa dekade terakhir ini, masalah lingkungan seperti perubahan iklim, polusi, dan penumpukan limbah menjadi perhatian utama di seluruh dunia.
Meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya melestarikan bumi mendorong munculnya model bisnis baru yang tidak hanya berfokus pada keuntungan finansial, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi lingkungan.
Model bisnis yang sekarang semakin populer adalah startup hijau. Startup hijau adalah perusahaan rintisan yang menerapkan prinsip keberlanjutan dalam seluruh aspek operasional dan produknya.
Baca juga: Dampak AI terhadap Pasar Kerja dan Model Bisnis Baru
Simak selengkapnya di bawah ini untuk mengetahui lebih lanjut tentang konsep startup hijau, potensi ekonominya, serta contoh-contoh startup hijau yang sukses di Indonesia.
Startup hijau, atau sering disebut sebagai green startup, merupakan bisnis yang mempunyai komitmen tinggi terhadap pelestarian lingkungan melalui produk, layanan, dan sistem operasi yang berkelanjutan.
Menurut FORA dalam Wibowo (2022), startup hijau adalah wujud bisnis yang mengembangkan solusi ramah lingkungan, meminimalkan pemborosan sumber daya, dan tetap kompetitif secara ekonomi.
Ciri utama startup hijau antara lain:
Di era modern ini, peran startup hijau sangat penting dalam menghadapi tantangan lingkungan. Selain memberikan keuntungan ekonomi, startup hijau juga mendorong terciptanya inovasi dan solusi bisnis yang bertanggung jawab terhadap ekosistem.
Beberapa alasan pentingnya keberadaan startup hijau antara lain:
Baca juga: OJK Luncurkan Aturan Baru, Pembiayaan UMKM Wajib Masuk Rencana Bisnis Bank
Bagi calon wirausaha yang ingin terjun ke dunia startup hijau, berikut beberapa ide dengan potensi tinggi:
Walaupun menjanjikan, namun startup hijau tidak lepas dari tantangan, seperti:
Strategi penting mencakup transparansi, edukasi pasar, serta kolaborasi dengan komunitas dan pemangku kepentingan yang relevan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Binus.ac.id