Kamis, 18 JUNI 2026 • 16:48 WIB

Mengurai Efek Domino Kenaikan BBM : Dari Tekanan Inflasi hingga Ancaman Daya Beli Masyarakat

Author

Sumber gambar (pinterest)

INDOZONE.ID - Menanggapi tentang kenaikan Harga BBM non subsidi yang baru-baru ini telah diberlakukan, tampaknya meninggalkan cukup banyak dampak bagi para masyarakat. Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Mari kita bahas bersama mengapa hal tersenut dapat terjadi.

Seperti yang kita ketahui Bersama, bahwa BBM menjadi kebutuhan utama pada setiap produk ataupun barang yang kita konsumsi sehari-hari dari mulai pra produksi hingga pasca produksi. Sangat disayangkan apabila hal ini terjadi hingga dalam Waktu yang cukup lama di tengah-tengah merosotnya nilai tukar rupiah dan naiknya dolar.

Jika hal ini masih akan berlangsung dalam durasi yang cukup lama, maka dapat dipastikan beberapa hal yang akan terjadi sebagai bentuk dampak atas naiknya Harga BBM. Dan berikut dampak-dampak yang akan muncul searah dengan hal tersebut:

1. Harga barang dan jasa ikut menaik mengikuti dengan Harga BBM

Harga barang dan jasa ikut naik, bagaimana hal tersebut dapat terjadi? Dlam kehidupan sehari-hari BBM termasuk kedalam hal utama yang cukup banyak digunakan dan dicari oleh setiap produsen. Baik dalam proses pra poduksi hingga pasca produksi.

Baca juga: Awas Dompet Boncos Mendadak! Kenali Apa Itu Bubble Economy dan Efeknya buat Keuanganmu

Dapat kita ambil sebagai contoh seperti pada proses pengantaran sayuran dari perkebunan menuju pasar. Dalam proses tersebut pasti menggunakan mobil pengankut yang digunakan dalam pengantaran. Dan mobil sebaga alat pengantar pasti menggunakan BBM sebagai bahan bakar untuk penggerak mobil

2. Menaiknya tarif transportasi umum

Dalam hal ini dapat dipastikan jika dampak kenaikan BBM yang akan merasakan pertama kali pada sektor transportasi umum, dikarenakan meskipun cukup banyak masyarakat Indonesia yang mobilitasnya menggunakan kendaraan pribadi, namun masih cukup banyak juga ditemukan bahwa masyarakat Indonesia yang menggunakan transportasi umum dalam kehidupan sehari-hari.

Desakan yang mendorong para sopir transportasi umum tersebut selain dikarenakan Harga BBM naik, juga karena adanya kebutuhan rumah tangga juga turut mengalami kenaikan. Oleh karena itu, tidak ada cara lain selain melakukan hal yang sama, yakni melakukan penaikan tarif ongkos transportasi umum.

Baca juga: Harga BBM Subsidi Dijaga hingga Akhir 2026, Pemerintah Klaim Kebijakan Sudah Dihitung Matang

3. Meningkatnya Harga Sembilan bahan pokok

Turut naiknya biaya yang harus dikeluarkan oleh para produsen dalam produksi barang pada akhirnya juga akan turut serta menaikkan harga jual kepada para penjual, yang nantinya juga akan dilakukan oleh para penjual terhadap para pembeli, hal tersebutlah yang akan memicu kenaikan harga produk ataupun jasa.

Dan menyebabkan semakin berkurangnya daya beli masyarakat terhadap beberapa produk, dan hal ini akan berpengaruh terhadap hal lain 

4. Menghambat laju pertumbuhan ekonomi

Dari apa yang telah dipaparkan pada poin sebelumnya, kenaikan Harga BBM pada akhirnya akan menjadi penghambat pada laju pertumbuhan ekonomi, mengapa hal tersebut dapat terjadi?

Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan daya beli masyarakat yang semakin menurun dikarenakan adanya pertimbangan dalam pemenuhan kebutuhan pokok yang disesuaikan dengan anggaran pengeluaran masing-masing individu.

5. Meningkatnya jumlah pengangguran

Ketika biaya produksi semakin meningkat, tetapi kebutuhan atau permintaan terhadap suatu produk menurun. Hal tersebut akan berdampak pada bagaimana perusahaan tetap ingin bertahan di tengah-tengah himpitan Krisis tersebut, yang akhirnya dapat dipastikan akan terjadinya pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh perusahaan kepada para karyawannya, dan ini nantinya akan tercatat sebagai angka pengangguran bagi karyawan yang terkena dampak tersebut.

Baca juga: Menkeu: BBM Subsidi Stabil hingga Akhir Tahun 2026

6. Inflasi 

Dan inilah dampak yang paling mendasari apakah Harga jual terhadap suatu barang akan naik, yang pada akhirnya akan mempengaruhi daya beli masyarakat terhadap suatu barang atau jasa, yaitu inflasi. Selain berpengaruh pada dua hal tersebut. Hal ini juga akan membawa pengaruh terhadap nilai mata uang menurun. Dan menurunnya nilai mata uang ini akan berimbas pada daya beli masyarakat. 

Dari keenam dampak yang telah dipaparkan tersebut dapat disimpulkan bahwa dampak dari kenaikan Harga BBM ini seperti lingkaran yang akan terus berputar jika tidak dilakukan upaya untuk memutuskan hal tersebut.

Hal tersebut hanya mampu dilakukan oleh pihak pemerintah sebagai aksi cepat tanggap dalam mempertahankan roda ekonomi agar tetap terus berputar meskipun lajunya tidak secepat sebelumnya. Setidaknya satu keputusan bijak yang diambil oleh pihak pemerintah akan mampu menyelamatkan negara ini dari naiknya Harga BBM.  

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Analisis Dampak Kebijakan Perubahan Publik Harga BBM Terhadap Perekonomian Rakyat Indonesia | El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU