Jumat, 27 MARET 2026 • 14:25 WIB

Klaim Ekonomi Malut Tumbuh 34 Persen, Gubernur Sherly Undang Saudagar Makassar Berinvestasi

Author

Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda saat memberikan sambutan saat acara PSBM di Kota Makassar. (Foto: Instagram/s_tjo) 

INDOZONE.ID - Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, mencuri perhatian dalam Pertemuan Saudagar Bugis Makassar (PSBM) XXVI yang digelar di Ballroom Claro Hotel, Makassar

Dalam forum tersebut, Sherly menegaskan bahwa Maluku Utara kini bukan lagi sekadar daerah pinggiran, melainkan pintu gerbang ekonomi baru bagi wilayah Indonesia Timur.

Sherly memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Maluku Utara saat ini mencapai 34%, yang merupakan angka tertinggi di Indonesia. Capaian ini didorong oleh masifnya hilirisasi nikel yang menyumbang sekitar 40% dari produksi nasional. 

Namun, ia mengakui bahwa infrastruktur di daerahnya belum sepenuhnya siap, sehingga 80% kebutuhan logistik masih dipasok dari luar, terutama dari Sulawesi.

Baca juga: Apple Gelontorkan Rp6,4 Triliun untuk Perkuat Manufaktur di Amerika Serikat

Undang Saudagar Bugis Berinvestasi

Melihat tantangan tersebut, Sherly secara terbuka mengundang para saudagar Bugis-Makassar untuk masuk dan berinvestasi di Maluku Utara. 

Ia membeberkan potensi besar di sektor pangan dan perikanan yang selama ini masih bergantung pada pasokan luar daerah.

"Kami mengundang para saudagar yang memiliki kompetensi di bidang telur, ayam, hingga logistik. Potensi kebutuhan ayam di Maluku Utara mencapai 25.000 ton per tahun dengan nilai hampir Rp 1 triliun," ujar Sherly di hadapan peserta PSBM. 

Selain itu, ia menyebut potensi perikanan, khususnya tuna, mencapai Rp 14 triliun namun baru dimanfaatkan sekitar 20% karena keterbatasan armada dan investasi.

Baca juga: Satu Kegiatan PNM yang Menumbuhkan Mimpi Baru: Anak Ini Ingin Jadi Garda Pemberdayaan Ultra Mikro di Masa Depan

Dalam kesempatan tersebut, Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman atas dukungan pembukaan lahan sawah baru seluas 10.000 hektar serta bantuan 22.000 bibit kelapa untuk meningkatkan produktivitas komoditas unggulan daerah.

Kenang Sosok Ayah yang Lahir di Makassar

Sherly juga membagikan kisah personal yang emosional tentang hubungannya dengan Makassar. 

Ia mengungkapkan bahwa ayahnya lahir dan menempuh pendidikan di Makassar sebelum akhirnya sukses membangun bisnis dari nol.

"Papa saya belajar dari sekolah teknik Astra, mulai dari bengkel, hingga bisa membangun puluhan kapal dan fasilitas cold storage untuk ekspor," kenangnya. 

Baca juga: Warga Gaza Tercekik Biaya Listrik, Harga Naik Drastis di Tengah Perang

Baginya, semangat ketangguhan pedagang Bugis adalah inspirasi utama dalam memimpin Maluku Utara.

Acara PSBM XXVI ini menjadi ajang berkumpulnya para tokoh besar berskala nasional hingga pemimpin daerah. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU